Andi Ahmad S
Senin, 13 Juli 2026 | 21:44 WIB
Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.
Baca 10 detik
  • Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Indramayu, pada Minggu siang, 12 Juli 2026.
  • Sebanyak 12 orang meninggal dunia akibat tabrakan mobil pikap dengan dua truk saat hendak memutar arah.
  • Polres Indramayu mencatat enam korban luka lainnya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

SuaraJabar.id - Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), wilayah Lohbener, Kabupaten Indramayu, dilaporkan kembali bertambah.

Hingga Senin (13/7/2026), Kepolisian Resor (Polres) Indramayu mencatat total korban meninggal dunia kini mencapai 12 orang.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun yang terjadi pada Minggu (12/7) siang tersebut dilaporkan merenggut tiga nyawa di lokasi kejadian. Namun, seiring penanganan medis, sembilan orang lainnya dinyatakan menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Kepala Satlantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif, membeberkan kronologi memilukan di balik insiden tersebut.

Kecelakaan bermula saat mobil pikap Daihatsu Gran Max bernomor polisi E 8559 RB yang membawa rombongan pulang dari acara pernikahan, hendak memutar arah di lokasi kejadian.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ujar AKP Undang Syarif dilansir dari Antara.

Undang menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan, melaju pulang dan hendak memutar arah di lokasi kejadian.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ucap Undang.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil bak terbuka tersebut terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

Baca Juga: Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Ia menyebut mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," kata Undang.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Mitra Plumbon Widasari. Sementara enam korban luka masih menjalani perawatan.

Sementara dari data yang dihimpun, korban meninggal dunia terdiri atas Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Adapun, korban luka, yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta belasan korban lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (12/7) siang.

Load More