Andi Ahmad S
Rabu, 29 Juli 2026 | 14:48 WIB
Para kru menaiki kereta di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT KCIC pada Rabu (29/7/2026) memperingatkan masyarakat mengenai maraknya penipuan tiket Whoosh melalui WhatsApp tidak resmi.
  • Pelaku menggunakan logo, jadwal asli, serta iklan media sosial untuk mengelabui korban agar mengirim uang ke rekening pribadi.
  • Masyarakat diimbau membeli tiket hanya melalui kanal resmi KCIC dan menghindari tautan mencurigakan dari nomor tak dikenal.

SuaraJabar.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan layanan Kereta Cepat Whoosh di aplikasi WhatsApp. Modus ini umumnya berupa penawaran tiket maupun layanan perjalanan dari nomor-nomor tidak resmi.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan agar calon penumpang tidak mudah terkecoh hanya dengan tampilan visual seperti logo, nama akun, atau jadwal perjalanan yang disodorkan pelaku.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh," tegas Eva, dilansir dari Antara, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, pelaku penipuan kerap menggunakan nama, logo, jadwal perjalanan hingga materi visual Whoosh untuk meyakinkan calon korban bahwa layanan tersebut berasal dari pihak resmi.

KCIC menegaskan pihaknya tidak pernah mengarahkan pembayaran tiket ke rekening pribadi maupun rekening yang disampaikan melalui nomor WhatsApp yang tidak resmi.

Eva menjelaskan salah satu modus yang ditemukan berawal dari iklan di media sosial yang mengatasnamakan Whoosh dan mengarahkan masyarakat untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu.

Setelah itu, pelaku memberikan informasi jadwal perjalanan yang menyerupai layanan resmi, meminta data pribadi, hingga mengarahkan pembayaran ke rekening perorangan. Pelaku juga kerap menawarkan promo atau fasilitas perjalanan yang tidak sesuai dengan layanan resmi Whoosh.

KCIC menegaskan tiket Whoosh hanya dapat dibeli melalui kanal penjualan resmi, yaitu aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, loket dan Ticket Vending Machine di stasiun Whoosh, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

“Sementara itu, layanan Whoosh Contact Center di nomor 0811-8888-111 digunakan untuk kebutuhan informasi, kritik, saran, pengaduan, pemesanan rombongan, hingga voucher perjalanan,” ujar dia.

Baca Juga: Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor

Selain itu, kata dia, masyarakat diminta berhati-hati terhadap tautan maupun dokumen mencurigakan yang dikirimkan melalui nomor yang mengatasnamakan Whoosh.

“Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center,” kata Eva.

Load More