- Polres Cianjur secara konsisten menggelar razia harian acak di berbagai wilayah untuk memberantas knalpot bising.
- Petugas berhasil menyita 4.026 knalpot tidak standar serta menahan 729 kendaraan yang belum diambil pemiliknya.
- Operasi penertiban ini berhasil menekan pelanggaran lalu lintas dan menurunkan berbagai gangguan keamanan di wilayah Cianjur.
SuaraJabar.id - Polres Cianjur belum mengendurkan upaya memberantas penggunaan knalpot brong.
Meski jumlah pelanggar mulai menurun, razia tetap digelar setiap hari secara acak di berbagai wilayah guna memastikan tidak ada lagi kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar.
Dalam sebulan terakhir, Polres Cianjur telah menyita sedikitnya 4.026 knalpot bising dari kendaraan roda dua yang terjaring razia.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan operasi penertiban terus dilakukan di sejumlah titik yang berubah-ubah, mulai dari wilayah utara hingga selatan Kabupaten Cianjur.
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas masih banyaknya laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh suara knalpot bising.
"Kami lebih menggencarkan razia di sejumlah titik secara acak guna menjaring pengendara dengan knalpot bising. Meski saat ini jumlahnya terus menurun, razia masih terus dilakukan sehingga tidak ada lagi kendaraan dengan knalpot bising," kata Alexander melansir ANTARA, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, pola razia secara acak dinilai lebih efektif karena menyulitkan pelanggar memprediksi lokasi pemeriksaan.
Selain menindak kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar, operasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polres Cianjur mencatat sebagian besar kendaraan yang sempat diamankan telah diambil kembali oleh pemiliknya setelah mengganti knalpot bising dengan knalpot standar pabrikan. Namun hingga kini masih terdapat sekitar 729 kendaraan yang belum diambil.
Baca Juga: Dari Bantuan Jadi Bancakan: 8 Fakta Miris Korupsi Traktor Petani Cianjur
Alexander menegaskan penindakan yang dilakukan bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
"Penindakan yang dilakukan bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama sehingga tidak ada warga maupun pengguna jalan lain yang terganggu," ujarnya.
Ia menambahkan, razia rutin yang digelar bersama jajaran kepolisian sektor (Polsek) juga memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan.
Selain menekan pelanggaran lalu lintas, operasi tersebut turut berkontribusi pada penurunan berbagai gangguan kamtibmas, termasuk pencurian kendaraan bermotor dan aksi kekerasan jalanan.
Polres Cianjur memastikan operasi penertiban knalpot bising akan terus berlanjut hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis benar-benar dapat ditekan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di jalan raya semakin terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi