- Tempo Data Science merilis survei nasional periode 31 Juli hingga 11 Agustus 2026 yang mengungkap penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi 37 persen.
- Faktor utama penurunan tersebut disebabkan oleh masalah ekonomi, di mana mahalnya harga kebutuhan pokok dan sulitnya lapangan kerja mendominasi keluhan masyarakat.
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendominasi elektabilitas nasional calon presiden dengan perolehan 42 persen dalam survei tersebut.
4. Fenomena Dedi Mulyadi (KDM) yang Tak Terbendung
Dinamika paling mengejutkan muncul pada bursa calon presiden. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kini menjadi top of mind dan mendominasi elektabilitas nasional.
Dalam simulasi nama capres, Dedi Mulyadi unggul telak dengan 42 persen, meninggalkan Prabowo Subianto (15%), Anies Baswedan (10%), dan Gibran Rakabuming (6%).
Citra KDM yang dianggap "dekat dengan rakyat" menjadi alasan utama bagi 25 persen pemilih.
5. Peta Dukungan Partai Politik Cenderung Stabil
Berbeda dengan pilihan figur yang dinamis, loyalitas terhadap partai politik relatif konsisten dengan hasil Pemilu 2024.
Partai Gerindra masih memimpin tipis dengan elektabilitas 20 persen, disusul PDI Perjuangan (16%) dan Golkar (10%).
Menariknya, PDI Perjuangan dikukuhkan oleh 26 persen responden sebagai kekuatan oposisi paling tangguh saat ini.
6. Pandangan Pragmatis Publik Terhadap Politik Dinasti
Baca Juga: Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
Meski sering menuai perdebatan di tingkat elit dan aktivis, masyarakat umum memiliki pandangan yang cukup pragmatis terhadap isu politik dinasti.
Sebanyak 47 persen responden menganggap wajar keterlibatan keluarga pejabat dalam pemilu asalkan memiliki kemampuan yang mumpuni, sementara 18 persen lainnya melihat hal tersebut sebagai hak politik setiap warga negara.
Berita Terkait
-
Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
-
Minta Kader Tiru Gaya KDM, Herman Khaeron: Rakyat Jabar Memilih Pakai Hati
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Ungkap Tanggal Kepulangan ABK Sukabumi yang Terlantar di Fiji
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat
-
Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan
-
Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi
-
Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka