Saksi Meringankan Bahar: MKU Mengaku Sebagai Alatas, CAJ Sebagai Bahar

Nurholis mengatakan MKU dan CAJ datang ke Bali dan mengaku sebagai Habib Bahar dan juga Alatas.

Chandra Iswinarno
Kamis, 09 Mei 2019 | 14:46 WIB
Saksi Meringankan Bahar: MKU Mengaku Sebagai Alatas, CAJ Sebagai Bahar
Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/2/2019). [Antara/M Agung Rajasa]

SuaraJabar.id - Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang menjerat Habib Bahar bin Smith kembali digelar di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (9/5/2019).

Sidang tersebut beragendakan keterangan saksi meringankan yang dihadirkan oleh kuasa hukum Bahar.

Kuasa hukum menghadirkan dua saksi meringankan dalam sidang itu. Keduanya yakni, Hamid dan Nurholis yang mengaku sebagai korban penipuan oleh CAJ dan MKU di Bali. MKU dan CAJ merupakan remaja yang menjadi korban penyiksaan oleh Bahar bin Smith.

Nurholis mengatakan MKU dan CAJ datang ke Bali dan mengaku sebagai Habib Bahar dan juga Alatas.

Baca Juga:Sidang Lanjutan Bahar Bin Smith, Ahli Forensik Beberkan Luka Penganiayaan

"Itu yang paling aktif berbicara Alatas (MKU)," jelas Nurholis dalam persidangan.

Menurutnya, awalnya Nurholis bersama rekan-rekannya di Bali tidak mencurigai gelagat MKU dan CAJ. Keduanya mengaku kehilangan uang dan kehabisan ongkos sehingga tidak bisa pulang ke Bogor.

Hamid yang pertama menemukan keduanya, langsung memberitahukan kepada Nurholis dan rekan-rekan lainnya terkait masalah itu.

Nurholis agak curiga lantaran Alatas (MKU) yang justru banyak bicara dan bukan Habib Bahar (CAJ). Namun, kata dia, MKU menegaskan kalau Bahar sedang rusak pita suaranya jadi tidak boleh banyak bicara.

"Yang banyak biacara ini Alatas (MKU) karena katanya habib Bahar (CAJ) ini habis diracun jadi pita suaranya rusak jadi jangan banyak bicara," katanya.

Baca Juga:Bahar Bin Smith Ucapkan Selamat ke Prabowo Sebagai Presiden 2019-2024

Selain itu, Nurholis mengaku berprasangka baik saja kepada keduanya karena dia memiliki keyakinan harus menghormati tamu, apalagi tamunya merupakan keturunan nabi.

Nurholis dan rekan-rekannya mengaku sampai patungan mengumpulkan uang agar MKU dan CAJ bisa memiliki ongkos untuk pulang.

"Ya kan mereka ngakunya kehilangan uang di Bali," bebernya.

Jumlah uang yang dikumpulkan Nurholis dan rekan-rekannta mencapai Rp 4 juta. Uang hasil patungan itu langsung diserahkan kepada MKU dan CAJ.

"Yang serahkan uangnya itu almarhum Haji Usman," tukasnya.

Sampai CAJ dan MKU pulang menggunakan pesawat dari Bali, Nurholis belum juga tahu kalau MKU dan CAJ berbohong tentang pengakuannya sebagai Habib Bahar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak