Perubahan Sistem Zonasi, Picu Tingginya Animo Pendaftaran PPDB Kota Depok

Perubahan sistem zonasi juga mendorong calon siswa yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi SMA Negeri 1 Depok juga ikut mendaftarkan diri.

Chandra Iswinarno
Rabu, 19 Juni 2019 | 14:06 WIB
Perubahan Sistem Zonasi, Picu Tingginya Animo Pendaftaran PPDB Kota Depok
Situasi pendaftaran PPDB SMA Negeri 1 Depok. (Suara.com/Supriyadi)

SuaraJabar.id - Perubahan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Depok, Jawa Barat pada tahun ini, berdampak pada tingginya animo orangtua untuk mendaftarkan anaknya di SMAN dan SMKN.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMAN 1 Depok, Supyana kepada wartawan Rabu (19/6/2019). Dikemukakannya, sejak kali pertama dibuka pendaftaran PPDB di sekolahnya, wali murid dan orang tua siswa yang ingin mendaftar cukup banyak. Hingga pihaknya menyiapkan ratusan nomor antrian.

"Perubahan dalam kuota zonasi pada tahun ini menjadi penyebab animo masyarakat yang tinggi," katanya.

Tak hanya itu, ia mengemukakan perubahan sistem zonasi juga mendorong calon siswa yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi SMA Negeri 1 Depok juga ikut mendaftarkan diri. Supyana membandingkan kondisi tersebut dengan tahun sebelumnya. Saat itu, jelas Supyana, jalur pendaftaran berdasarkan zonasi dalam radius 300 meter dari sekolah hanya 10 persen.

Baca Juga:Antrean Membludak PPDB, DPRD Kota Depok: Jumlah Sekolah Negeri Terbatas

"Tapi sekarang mencapai 90 persen dengan menggunakan titik koordinat," kata Supyana.

Dari zonasi yang telah diverifikasi oleh sekolah, Supyana mengatakan menyeleksi kembali titik koordinat calon siswa yang tempat tinggalnya dekat dengan sekolah dan memenuhi standar persyaratan SMAN 1.

Disebutkannya, untuk zonasi murni diberikan kuota 50 persen, zonasi berdasar siswa tidak mampu 20 persen, dan 15 persen untuk zonasi kombinasi (paduan antara nilai ujian nasional (UN) dengan nilai jarak).

"Nah, kombinasi ini proporsinya 60 persen x 30 persen nilai zonasi sehingga dapat satu nilai dan nilai itu yang diseleksi,” ucap Supayana.

Ia menyebutkan, untuk normalnya di tahun lalu SMAN 1 Depok menyiapkan 1.200.

Baca Juga:Hari Kedua PPDB SMA di Depok, Masih Ada Orang Tua Datang Jam 2 Malam

Meski demikian, pada hari pertama pendaftaran PPDB di sekolahnya saja sudah terjadi antrean panjang dan jumlahnya lebih banyak, yakni lebih dari 2.000 orang yang datang.

"Ada info hoaks juga yang kami terima, (sehingga) para orangtua banyak yang datang. (Karena) informasi (hoaks menyebut) yang datang duluan akan prioritas diterima. Padahal, tidak ada yang bikin pengumuman begitu. Itu hanya berita hoaks saja,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pendaftaran PPDB SMA Negeri 1 Depok tetap dibuka hingga Sabtu (22/7/2019). Sementara, pengumun diterima atau tidaknya pada 29 Juli 2019 melalui website sekolah.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak