Temukan Kecurangan saat PPDB, Disdik Jabar: Ortu Rubah Data Domisili Siswa

Dwi Bowo Raharjo
Temukan Kecurangan saat PPDB, Disdik Jabar: Ortu Rubah Data Domisili Siswa
ILustrasi seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Dadang menuturkan, bentuk kecurangan orangtua calon siswa terjadi di sekolah yang dituju.

Suara.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menemukan data perubahan domisili calon siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di tingkat SMA dan SMK Negeri 2019 di Kota Depok.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, Dadang Ruhiyat mengatakan, pihaknya menemukan banyak orangtua yang mendadak merubah domisili anak agar diterima di sekolah tertentu.

"Kalau dulu kan kecurangannya orangtua yang tiba-tiba buat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), tapi sekarang ini sedikit karena dampak dari sistem zonasi. Sekarang banyak yang merubah domisili ke dekat sekolah tertu," kata Dadang saat dihubungi, Kamis (20/6/2019).

Dadang menuturkan, bentuk kecurangan orangtua calon siswa terjadi di sekolah yang dituju. Sebab, secara keterangan minimal enam bulan hingga setahun.

"Kecurangan orangtua merubah domisi itu diketahuinya sudah ada sejak tahun lalu. Malah ada yang beberapa orang lainnya didapati memanipulasi surat keterangan domisili. Ini biasanya yang sering dimanfaatkan," kata dia.

Temuan itu kata Dadang, akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan PPDB tahun berikutnya. Evaluasi juga dilakukan pada sistem zonasi dan pendaftaran secara online.

"Semua permasalahan yang ditemukan di PPDB kali ini akan jadi bahan evaluasi kita ke depan," pungkasnya.

Kontributor : Supriyadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS