Puluhan Hektare Sawah di Bandung Barat Tercemar Limbah Proyek KCIC

Penghentian tersebut bersifat sementara karena diduga proyek tersebut mencemari aliran sungai Cileleuy dengan semen dan lumpur.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 10 Januari 2020 | 00:50 WIB
Puluhan Hektare Sawah di Bandung Barat Tercemar Limbah Proyek KCIC
Limbah semen KCIC. [Ayobandung.com]

SuaraJabar.id - Aktivitas proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Desa Puteran Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa dihentikan Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 13 pada Rabu (8/1/2020).

Penghentian tersebut bersifat sementara karena diduga proyek tersebut mencemari aliran sungai Cileleuy dengan semen dan lumpur.

Menurut keterangan Ketua RW 10 Desa Puteran Udin Samsudin, air sungai Cileuleuy yang biasa digunakan warga untuk mengairi persawahan disinyalir telah tercemar. Akibatnya, seluas 50 hektare sawah di beberapa kampung Desa Puteran tercemar.

"Sekarang kalau garap sawah jadi gatal-gatal. Ada sekitar 50 hektare sawah di hilir mulai dari Kampung sukamanah, Cigatrot, Sukaresmi, Patrol dan Kampung Gunung Susuru itu terkena dampak," ujarnya seperti diberitakan Ayobandung.com-jaringan Suara.com pada Kamis (9/1/2020).

Baca Juga:Dianggap Penyebab Banjir, Walkot Jaktim Minta PT KCIC Buat Sarana Olahraga

Sementara itu, Komandan Sektor 13 Kolonel Infanteri Nazwardi Irham menegaskan, pihaknya sengaja menghentikan aktivitas proyek KCIC agar pihak pengembang bertanggung jawab.

"Sungai Cileleuy tercemar oleh limbah semen dan bercampur lumpur," katanya.

Nazwardi mengemukakan, pihaknya tak akan menghalang-halangi proses pembangunan kereta cepat yang merupakan program pemerintah. Hanya saja dia juga memiliki tanggung jawab atas aliran sungai baik dari anak hulu sungai hingga bermuara ke Citarum.

"Kita sudah meminta pihak pengembang untuk membuat Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) agar air dari terowongan tidak langsung dibuang kesungai," katanya.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengembang proyek Kereta Cepat Hoang telah berjanji segera memperbaiki saluran pembuangan limbah pengeboran terowongan.

Baca Juga:Buntut Kebakaran Pipa Minyak Pertamina, Ridwan Kamil Bakal Panggil PT KCIC

Selain akan membangun beberapa titik bak penampungan, pihaknya juga bakal mengeruk disposal (tumpukan tanah) yang menumpuk di bibir sungai.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini dan kita akan membuat ipal beberapa titik serta segera memasang pipa saluran ke tempat penyaringan itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak