Cianjur Diterjang Longsor, 200 Warga Mengungsi

Pebriansyah Ariefana
Cianjur Diterjang Longsor, 200 Warga Mengungsi
Ilustrasi longsor. (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Selain itu puluhan hewan ternak terbawa hanyut.

SuaraJabar.id - Cianjur diterjang longsor, sehingga menyebabkan sebanyak 20 rumah tertimbun, 10 rusak berat, 200 jiwa diungsikan. Selain itu puluhan hewan ternak terbawa hanyut.

Longsor itu melanda tiga Kampung di Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber, Sabtu (21/3/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Tiga kampung yang dilanda bencana longsor diantaranya Kampung Pasarean, Munjul, dan Belendung.

Adapun para warga saat ini diungsikan di Posyandu Kampung Pasarean, mengingat ancaman longsor bisa terjadi jika hujan turun. Uuy (40) warga Kampung Munjul Desa Karangnunggal, menceritakan detik-detik bencana longsor menimpa rumahnya yang kini rata dengan tanah.

“Malam itu saya lagi duduk diteras bersama istri sekitar jam 10 malam, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras, terus suara bergemuruh,” ujar Uuy saat dihubungi, Minggu (22/3/2020).

Uuy bersama istrinya langsung lari ke samping rumah, tiba-tiba selang beberapa menit rumahnya sudah tertimbun tanah.

“Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, hanya baju dan celana yang dipakai. Saya mohon pada pemerintah untuk dibantu,” katanya.

Kepala Dusun Pasarean Asep Suhendar mengatakan, setelah dilakukan pendataan, ada 20 rumah tertimbun, 10 rusak berat, 200 jiwa diungsikan, dan puluhan hewan ternak terbawa arus.

“Sejak semalam sudah kami data rumah, warga, hewan ternak, dan barang-barang milik warga. Cuman untuk kerugian materi belum bisa dihitung, karena warga belum bisa dimintai keterangan,” katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS