Sempat Periksa Bima Arya dan Positif Corona, Dokter Dinkes Kota Bogor Wafat

Arsito Hidayatullah
Sempat Periksa Bima Arya dan Positif Corona, Dokter Dinkes Kota Bogor Wafat
Ilustrasi. Tangan dokter, tenaga medis, perawat, dengan tabung reaksi tes bertulisan Covid-19. [Shutterstock]

Dokter berusia 50 tahun tersebut meninggal dunia di ruang ICU RSUD Kota Bogor sekitar pukul 20.00 WIB.

SuaraJabar.id - Seorang dokter yang juga adalah pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020) malam, setelah sebelumnya dilaporkan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Pria berusia 50 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia di ruang ICU RSUD Kota Bogor sekitar pukul 20.00 WIB.

"Iya, positif (Covid-19). Baru dirilis dua hari lalu dari hasil tes swab," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, kepada wartawan, Sabtu (28/3/2020).

Dikabarkan, dokter tersebut sempat ikut menjemput serta memeriksa kondisi kesehatan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sepulangnya dari negara Turki dan Azerbaijan di Bandara Soekarno-Hatta.

Yane Ardian (tengah) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kanan) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, ketika tiba dari Azerbaijan, Senin (16/3/2020). (Antara/HO/Pemkot Bogor]
Rombongan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kanan) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, ketika tiba dari Azerbaijan, Senin (16/3/2020). (Antara/HO/Pemkot Bogor]

"Iya (cluster Turki atau rombongan Bima Arya)," ucap Dedie pula.

Sebelumnya diberitakan pula, dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Kota Bogor juga meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020). Dengan begitu, total PDP yang meninggal dunia di Bogor jadi berjumlah 7 orang.

Tidak hanya itu, pasien positif corona juga dilaporkan bertambah dua orang. Sehingga kekinian total pasien positif berjumlah 9 orang, di mana salah satunya meninggal dunia.

Kontributor : Zian Alfath

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS