Rumah Dijual Buat Biaya Nikah Anak, Ujun 3 Bulan Tidur Bareng Kambing

"Pak Ujun (Junaedi) tidak punya rumah, tinggal satu atap dengan kandang kambing. Pak Ujun asli sana, tapi lahannya sudah habis dijual untuk biaya menikahkan anaknya..."

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 06 Mei 2020 | 03:55 WIB
Rumah Dijual Buat Biaya Nikah Anak, Ujun 3 Bulan Tidur Bareng Kambing
Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengirim bantuan kepada Ujun Junaedi (50 tahun) warga Kampung Batunumpang RT 23/03 Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang tinggal di kandang kambing. (Foto:Istimewa).

SuaraJabar.id - Bau kotoran kambing menjadi aroma yang biasa bagi Ujun Junaedi (50), lelaki tua tinggal di Kampung Batunumpang RT23/ RW03, Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, sudah tiga bulan lebih Ujun menjadi seorang penggembala kambing dan tinggal satu satu atap dengan hewan ternak tersebut.

Ujun menghabiskan waktu istirahatnya di lantai dua kandang berukuran sekitar 2x2 meter persegi tersebut. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan pendapatan dari menjual ternak tersebut atau sumbangan dari warga sekitar.

Kondisi lelaki yang memprihatinkan itu langsung mendapat respons dari Wakil Bupati Adjo Sardjono. Adjo kemudian mendatangi kandang kambing yang juga tempat tinggal Ujun pada Selasa (5/5/2020) sekaligus mengirim bantuan.

"Pak Ujun (Junaedi) tidak punya rumah, tinggal satu atap dengan kandang kambing. Pak Ujun asli sana, tapi lahannya sudah habis dijual untuk biaya menikahkan anaknya. Data administrasi kependudukannya sedang ditangani desa dan kecamatan. Mudah-mudahaan kedepannya data penerima manfaat bantuan dari pemerintah bisa berdasarkan DTKS yang up to date," kata Adjo kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga:Korbannya Tewas, Penjambret Sadis Berjaket Ojol Telan Tramadol Biar Berani

Ketua RT 23, Saepulloh mengatakan, Ujun merupakan warga asli Kampung Batunumpang. Dulu sebelum kembali ke kampung ini, dia sempat tinggal di Banten bersama istri dan anaknya. Hampir semua barang-barangnya diboyong ke sana dan menjadi warga Banten.

"Dia asli warga sini, namun sempat pindah ke Banten dibawa sama istri dan saat itu data-data dibawa ke sana," ujarnya.

Saepulloh menjelaskan, Junaedi kembali ke kampung ini sejak tiga tahun yang lalu dengan berpindah-pindah tempat atau nomaden. Dulu kala, Ujun memiliki rumah dan kebun, namun aset tersebut ia jual untuk membiayai pernikahan putranya di Banten.

"Karena hubungan dengan istrinya pisah, dia balik lagi ke sini dan membawa anak laki-laki. Namun ketika sudah besar putranya itu kembali dibawa mantan istrinya ke Banten dan menikah di sana. Ujun menjual asetnya ini untuk membiayai pernikahan anaknya itu," terangmya.

Masih kata Saepulloh, untuk makan sehari-harinya, Junaedi mengandalkan dari kambing milik orang lain yang ia ternakkan. Keuntungan didapat ketika kambing ternak melahirkan sehingga dapat dijual. Sayangnya, hewan ternak itu hanya bisa melahirkan satu kali dalam setahun.

Baca Juga:Tewaskan Wanita, Jambret Sadis di Tambora Suka Nyamar Jadi Sopir Ojol

"Jadi sistemnya separuh-separuh kalau melahirkan. Contoh kalau anaknya ada empat kambing, jadi dua buat Ujun, duanya lagi buat pemiliknya. Satu ekor anak kambing dijual Rp 500.000," kata dia.

Sementara itu, Kasi Sosbud Kecamatan Parungkuda, Saep Purnama mengatakan, bantuan berupa sembako sudah diserahkan kepada Ujun. Namun memang bantuan secara fisik belum dapat direalisasikan.

"Pak Ujun ini akan mendapatkan hibah tanah dari BPD. Sedangkan untuk yang kerja bakti membangun rumahnya operasionalnya ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi," katanya.

Lanjut Saep, Ujun juga akan dibantu untuk pendataan administrasi kependudukannya agar kedepan ia bisa mendapat program bantuan dari pemerintah.

"Yang membuat kesulitan yang bersangkutan tidak mempunyai indentitas di sini, hal itu akan segera dibantu agar mempunyai administrasi kependudukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak