alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Raja Hutan Jawa Ditemukan Terluka Di Kawah Putih Ciwidey

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Raja Hutan Jawa Ditemukan Terluka Di Kawah Putih Ciwidey
Proses evakuasi macan tutul yang ditemukan terluka di Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung. [Istimewa]

Ia ditemukan warga dengan kondisi tubuh terdapat luka jerat tali.

SuaraJabar.id - Macan Tutul Jawa merupakan kucing besar terakhir di hutan Jawa setelah Harimau Jawa dinyatakan punah pada 1980an. Populasi hewan bernama latin Panthera Pardus Melas di alam bebas juga semakin berkurang.

Di kawasan Kawah Putih, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung seekor macan tutul keluar dari habitatnya. Ia ditemukan warga dengan kondisi tubuh terdapat luka jerat tali.

Kasi Humas Polsek Ciwidey Bripka Ganda mengatakan, macan tutul tersebut ditemuka pada Jumat (23/10/2020) oleh warga.

"Awalnya dikira ada yang memburu," ujar Ganda dihubungi Ayobandung.com-jaringan Suara.com, Minggu (25/10/2020).

Hal tersebut dikarenakan saat ditemukan warga, macan tutul tersebut dalam keadaan terikat oleh tali yang menyebabkan tidak bisa berlari kencang dan hampir lemas.

Namun setelah ditangkap, ternyata tali yang mengikat tidak seperti jerat yang biasa digunakan oleh pemburu.

"Talinya juga acak-acakan, sepertinya itu tali yang tertinggal di kawasan hutan dan tidak sengaja membelit macan tutul," imbuhnya.

Akibatnya kaki macan mengalami luka dan membutuhkan perawatan. Petugas dari BKSDA kemudian membawa macan tersebut untuk mendapat perawatan medis.

"Sudah dibawa ke tempat karantina BKSDA, karena lukanya harus dirawat," ucapnya.

Kawasan Kawah putih kata Ganda memang merupakan habitat macan tutul. Di kawasan tersebut terdapat beberapa ekor macan tutul.

"Warga juga sudah tahu, karena saat musim kering suka turun dan mengincar ternak. Tapi warga tidak pernah memburunya, karena turun ke pemukiman juga kalau sedang musim kering," tutupnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait