Pjs Bupati Ancam Bubarkan Aksi Ribuan Buruh di Depan Pendopo Cianjur

"Jangan salahkan kami soal protokol kesehatan, tapi salahkan Pjs Bupati Cianjur dan Gubernur Jawa Barat yang menyebabkan kami ada di sini,"

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 25 November 2020 | 14:10 WIB
Pjs Bupati  Ancam Bubarkan Aksi Ribuan Buruh di Depan Pendopo Cianjur
Aksi unjuk rasa ribuan buruh di depan gerbang Pendopo Cianjur, Rabu (25/11/2020). [Sukabumiupdate.com/Deden Abdul Aziz]

SuaraJabar.id - Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) meminta ribuan buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (25/11/2020) untuk membubarkan diri karena melanggar protokol kesehatan.

Namun imbauan itu tidak sedikit pun digubris oleh massa aksi. Mereka tetap berada di depan pintu gerbang pendopo dan melanjutkan aksi menuntut pemerintah untuk menaikan UMK 2021.

Berdasarkan pantauan, aksi ribuan buruh mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Siliwangi ditutup total. Mereka berhadap-hadapan dengan barikade pasukan Satpol PP, Satuan Dalmas Polres Cianjur, dan Satuan Brimob Polda Jabar.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur, Hendrik Prasetiadi sempat menginstruksikan agar buruh membubarkan diri karena tidak mematuhi protokol kesehatan dengan membuat kerumunan hingga ribuan orang.

Baca Juga:UMK di Riau Alami Kenaikan, Siak Tambah Rp 32 Ribuan

"Aksi ini sudah melanggar protokol kesehatan, kami meminta para buruh untuk kembali ke tempat masing-masing," ujar Hendrik di hadapan para buruh.

Namun, instruksi Hendrik tidak digubris para buruh. Orasi pun tetap berlangsung dengan diisi oleh perwakilan pimpinan serikat buruh dari Jawa Barat.

"Jangan salahkan kami soal protokol kesehatan, tapi salahkan Pjs Bupati Cianjur dan Gubernur Jawa Barat yang menyebabkan kami ada di sini," ujar salah seorang koordinator aksi.

Pjs Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurrachim menyebut akan membubarkan massa yang berkerumun, mengabaikan protokol kesehatan.

"Jika memang audiensi sekitar 50 orang akan kami terima dan layani. Tapi jika dengan massa yang banyak tentunya akan kami bubarkan. Karena jelas, itu melanggar protokol kesehatan Covid-19," ucapnya.

Baca Juga:Sempat Mangkir, Putri dan Menantu Rizieq Siap Diperiksa Polisi Jika...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak