Ngeri, Warga Desa Cibenda KBB Diteror Kawanan Anjing Liar

Sebagian warganya memelihara anjing untuk berburu atau menjaga rumah, namun tidak pernah sampai menyerang manusia. Warga juga bingung anjing liar itu datangnya dari mana.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 27 November 2020 | 09:00 WIB
Ngeri, Warga Desa Cibenda KBB Diteror Kawanan Anjing Liar
Ilustrasi anjing rabies [shutterstock]

SuaraJabar.id - Kawanan anjing liar membuat teror di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa hari ini.

Mereka menyerang warga. Sebanyak 8 warga harus mengalami perawatan medis setelah diserang kawanan anjing liar ini. Kondisi ini membuat warga was-was.

"Teror anjing liar membuat warga kami resah. Yang diserang dan digigit sampai sekarang ada delapan orang dan harus menjalani pengobatan," terang Kepala Desa Cibenda Abdul Rohman, Kamis (26/11/2020).

Dia menjelaskan, penyerangan kawanan anjing liar semakin sering terjadi dalam beberapa hari terakhir. Mereka biasanya menyerang warga yang sedang beraktivitas di luar rumah secara tiba-tiba.

Baca Juga:Dari Margburg hingga Influenza, Berikut 5 Virus Paling Mematikan di Dunia!

"Selain menyerang anak kecil, orang dewasa juga ada yang digigit," katanya.

Fenomena kemunculan dan serangan kawanan anjing liar ini baru sekarang terjadi. Meskipun ada sebagian warganya yang memelihara anjing untuk berburu atau menjaga rumah, namun tidak pernah sampai menyerang manusia. Warga juga bingung anjing liar itu datangnya dari mana.

"Sebagai jaga-jaga, kami sudah meminta warga untuk menggalakan ronda. Termasuk meminta anak-anak agar ketika keluar rumah atau main di lingkungannya diawasi oleh orang tua atau orang dewasa," tuturnya.

Terpisah, Kabid Kesehatan dan Pengendalian Hewan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), KBB, Wiwin Apriyanti, menyebutkan anjing yang menyerang warga di Desa Cibenda merupakan anjing kampung liar. Mereka bisa saja membawa penyakit rabies akibat tertular atau digigit oleh anjing lain.

"Bisa saja kawanan anjing kampung liar itu terpapar rabies. Kami sudah mengambil sample kepala anjing untuk diobservasi, diperiksa hipotalmusnya, di Balai Veteriner Subang. Sebab kalau melihat gejala, dugaan kuat kami anjingnya suspect rabies," terangnya.

Baca Juga:Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak