Renovasi GBT Tetap Jalan Meski Piala Dunia U-20 Ditunda

FIFA menunda gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia selama dua tahun.

Syaiful Rachman
Sabtu, 26 Desember 2020 | 16:49 WIB
Renovasi GBT Tetap Jalan Meski Piala Dunia U-20 Ditunda
Suasana Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang tengah direnovasi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/8/2020). Berbagai perbaikan terus dikerjakan di stadion tersebut seperti pemasangan sekitar 45.000 kursi tunggal dan pengelupasan rumput untuk diganti dengan rumput standar internasional guna menyambut Piala Dunia U-20 pada 2021. (ANTARA FOTO/Moch Asim/foc)

SuaraJabar.id - Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dipastikan tetap berjalan oleh pemerintah Kota Surabaya meski Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada tahun 2021 ditunda oleh FIFA ke 2023 karena pandemi COVID-19.

Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya, Iman Krestian, di Surabaya, Sabtu (26/12/2020), mengatakan, proses renovasi stadion GBT dan pembangunan lapangan pendukung masih berjalan.

"Kalau proses pembangunan masih sesuai rencana semula Februari FIFA mau cek lokasi. Jadi masih proses, masih kita kebut semua sesuai kontrak yang sudah berjalan," kata Iman.

Bahkan, Iman mengatakan, Presiden Joko Widodo juga menginstruksikan agar masing-masing kota segera menyiapkan hal itu sebelum adanya penundaan FIFA ini. "Jadi kita kebut semuanya sesuai instruksi Presiden," katanya.

Baca Juga:Piala Dunia U-20 2021 Batal, Shin Tae-yong Buka Suara

Proses pergantian rumput di GBT Surabaya. [Suara.com/Dimas Angga P]
Proses pergantian rumput di GBT Surabaya. [Suara.com/Dimas Angga P]

Terkait penundaan, Iman mengaku tidak mempermasalahkan, karena selain untuk gelaran Piala Dunia U-20, Stadion GBT masih bisa digunakan oleh warga Surabaya untuk kegiatan lain.

"Kalau penundaan tidak ada masalah. Sebenarnya tanpa dipakai untuk Piala Dunia, bisa dipakai buat warga, klub olahraga, jadi masih tetap kita buka. Jadi bisa dimanfaatkan oleh warga juga. Memang tujuannya buat warga, bukan untuk Piala Dunia saja," kata Iman.

Selain itu, Iman juga menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan pemeliharaan lapangan selama tidak dipakai buat venue Piala Dunia U-20 mendatang.

"Pemeliharaan sudah kita siapkan. Jadi tanpa ada Piala Dunia pun pemeliharaan harus tetap dijalankan," sambungnya seperti dimuat Antara.

Iman menambahkan, bahwa proses renovasi Stadion GBT dalam tiga bulan ke depan masih masuk dalam masa pemeliharaan kontraktor konstruksi pembangunan.

Baca Juga:Baru Tahu Piala Dunia U-20 Diundur, Risma: Lha Stadion Selak Rusak

"Selama tiga bulan masih ada pemeliharaan dari kontraktor pelaksana," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak