alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dede Sempat Peluk Indah Diani saat Korban Terbakar

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 11 Mei 2021 | 15:21 WIB

Dede Sempat Peluk Indah Diani saat Korban Terbakar
Dede (32) yang diduga pelaku pembakaran terhadap Indah Daniarti (22).

"Pelaku ini cemburu dengan korban. Motifnya dia sakit hati," kata Kapolres Cianjur AKBP M. Rifa'i.

SuaraJabar.id - Pengakuan mengerikan terlontar dari Dede Iskandar alias Bentar (31), pelaku pembakaran gadis Cianjur bernama Indah Diani.

Dede mengatakan, ia memeluk kekasihnya itu saat Indah Diani dalam kondisi terbakar. Kekinian, Indah menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan luka bakar di Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin Bandung.

Polisi berhasil menangkap Dede. Dede tega membakar hidup-hidup Indah Diani yang merupakan pacarnya, karena merasa cemburu dengan korban.

"Pelaku ini cemburu dengan korban. Motifnya dia sakit hati," kata Kapolres Cianjur AKBP M. Rifa'i, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Polisi Benarkan Telah Tangkap Pelaku Pembakaran Indah Daniarti

Korban di bakar di rumahnya, pada Sabtu 1 Mei 2021 sore, dengan cara menyiramkan pertalite pada seluruh tubuh korban dalam jarak dekat dan memantikan korek gas dilemparkan. Pelaku sempat memeluk korban, akibatnya ia pun mendapati luka bakar di bagian wajah.

"Pelaku kita amankan kemarin siang di Ciwidey, Kabupaten Bandung," katanya.

Rifai menuturkan, saat diamankan pelaku juga dalam kondisi mengalami luka bakar di bagian wajah. Hal itu dikarenakan, saat pelaku membakar korban, pelaku sempat memeluk korban.

"Dia (pelaku) dalam keadaan terluka bakar juga. Karena meluk saat membakar. Lukannya di bagian wajah," kata dia.

Korban sendiri, setelah mendapat perawatan di Puskesmas Cidaun dan di rujuk ke RSHS, menghembuskan nafas terakhir semalam tadi. Luka bakar korban yang cukup serius, menjadi penyebab utama, korban meninggal dunia.

Baca Juga: Innalilahi, Gadis Cianjur yang Dibakar Pacar Dikabarkan Meninggal Dunia

"Kita sangkakan kepada pelaku dengan Pasal 340 Jo. Pasal 338 KUHP, Pasal 355 ayat (1) dan (2) KUHP, Pasal 354 ayat (1) dan (2) KUHP, serta Pasal 353 ayat (1) dan (2) KUHP. Ancaman hukuman paling tinggi hukuman seumur hidup," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait