alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petugas Temukan Satu Wisatawan di Pangandaran Positif Covid-19

Erick Tanjung Sabtu, 15 Mei 2021 | 22:57 WIB

Petugas Temukan Satu Wisatawan di Pangandaran Positif Covid-19
Ilustrasi-- test swab antigen. (Dok polisi).

Karena positif, wisatawan itu terpaksa petugas putar balikan agar kembali ke rumahnya, kata Suryati.

SuaraJabar.id - Satu orang warga yang hendak berwisata ke pantai Pengandaran, Jawa Barat ditemukan positif Covid-19, Sabtu (15/5/2021). Warga yang positif itu berdasarkan hasil rapid test antigen yang dilakukan oleh petugas di pos penyekatan bundaran Emplak, Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Petugas kesehatan pos jaga Emplak, Suryati mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada wisatawan yang tidak membawa surat sehat. Dari 100 orang yang menjalani rapid test antigen, satu orang wisatawan asal Pamarican Ciamis dinyatakan positif Covid-19.

“Karena positif, wisatawan itu terpaksa petugas putar balikan agar kembali ke rumahnya,” kata Suryati yang juga Kepala Puskesmas Padaherang di lokasi seperti diberitakan Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com.

Pihaknya mengaku memeriksa wisatawan lebih dari 100 orang dari berbagai wilayah secara acak. “Pemeriksaan rapid test antigen ini gratis tidak kita pungut biaya, jika ada wisatawan yang positif Covid-19, kami suruh pulang,” ujarnya.

Baca Juga: Kala Wisatawan Tumpah Ruah dan Abai Prokes di Pantai Pengandaran

Petugas tim pemeriksa kesehatan wisatawan lanjutnya, akan bertugas sampai Minggu (16/5/2021). “Jika memang ada perpanjangan tentu akan berlanjut, kami sesuai perintah pimpinan saja,” jelasnya.

Pos pemeriksaan kesehatan bagi wisatawan juga Pemkab Pangandaran bangun di lapang Merdeka, Pananjung, Pangandaran.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pos pemeriksaan kesehatan itu untuk memeriksa wisatawan luar daerah yang tidak membawa surat sehat. Bagi yang hasil pemeriksaan rapid test antigennya negatif bisa masuk ke lokasi wisata.

Namun sebaliknya, jika berdasarkan hasil pemeriksaan wisatawan positif Covid-19, terpaksa harus putar balik ke kota atau daerah asalnya.

Baca Juga: Diduga Berawal dari Kegiatan Musala, Klaster Sangon Kulon Progo Tembus 107

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait