Antisipasi Penyebaran Covid, Walkot Bekasi Minta Tracing di Tingkat RT RW

Nantinya petugas kesehatan di kelurahan bersama Pamor melakukan pelacakan terhadap pemudik yang datang.

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Senin, 17 Mei 2021 | 21:37 WIB
Antisipasi Penyebaran Covid, Walkot Bekasi Minta Tracing di Tingkat RT RW
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengacungkan jempol sambil menunjukan bukti suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac.[Dok/Pemkot Bekasi]

SuaraJabar.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menginstruksikan Kepala Puskesmas dan petugas pemantauan dan monitoring (Pamor) di setiap wilayah untuk melakukan tracing di RT RW, terhadap pada pemudik yang baru kembali dari kampung halamannya.

Rahmat Effendi mengatakan langkah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di Bekasi pasca arus mudik lebaran.

"Kami meminta kepada setiap Kepala Puskesmas di setiap kelurahan agar turun ke lingkup RT RW melalui pamor-pamor untuk melakukan tracing terhadap para pemudik yang sesuai melaksanakan mudik lebaran," ujar Rahmat di Stadion Patriot Chandrabaga, Senin (17/06/2021).

Rahmat menuturkan, nantinya petugas kesehatan di kelurahan bersama Pamor melakukan pelacakan terhadap pemudik yang datang.

Baca Juga:Menhub Sentil Pelayanan KRL, Ini Pembelaan KAI

Diantaranya akan memeriksa SIKM yang dimiliki para pemudik yang datang dari kampung halamannya.

"Jadi nanti dia turun ke RT RW melalui pamor pamor untuk melakukan pelacakan Kasus Covid-19, jika ada yang nakal nakal nih yang kemarin dalam melakukan mudik, kalau ada SIKM nya sih ngga masalah," ucap Rahmat.

Ia pun meminta pemudik yang lolos pemeriksaan di posko penyekatan, agar segera menghubungi pelayanan kesehatan terdekat untuk mengecek kesehatannya. Sehingga tak terpapar Covid-19.

"Justru yang menjadi perhatiannya adalah bagi para pemudik yang nakal nakal lolos dalam mencari jalan tikus untuk segera menghubungi pelayanan kesehatan terdekat, guna mengecek kesehatan dirinya agar tidak terpapar Covid-19," tutur Rahmat.

Politisi Partai Golkar itu menyebut di Kota Bekasi ada 47 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) di setiap wilayah kelurahan dan 4 Rumah Sakit Tipe D, RSUD Chasbullah Abdulmadjid serta RSD Stadion Patriot Chandrabaga.

Baca Juga:Doni Monardo Ancam Tutup Tempat Wisata yang Melebihi Kapasitas

Sehingga, memudahkan masyarakat untuk mengecek kesehatan dirinya.

"Itu adalah pusat bagaimana interaktif kita melakukan proses tracking terhadap pengendalian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak