Penyakit mengintai di Musim Pancaroba, Jaga Pola Hidup Sehat

Penyakit yang perlu diwaspadai di musim pancaroba adalah demam berdarah dengue (DBD) dan cikungunya

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 31 Mei 2021 | 08:00 WIB
Penyakit mengintai di Musim Pancaroba, Jaga Pola Hidup Sehat
ILUSTRASI- Hujan deras di daerah kawasan Jakarta Pusat.

SuaraJabar.id - Cuaca dan suhu di wilayah Jawa Barat sering kali tidak menentu dan berubah dengan cepat akhir-akhir ini.

Fenomena cuaca dan suhu udara yang tidak menentu ini merupakan salah satu ciri bahwa saat ini Jawa Barat tengah memasuki musim pancaroba, yakni peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Di samping berpotensi menyebabkan bencana alam, peralihan musim ini juga berpotensi mempengaruhi kesehatan.

Perubahan suhu udara dan cuaca yang tidak menentu di musim pancaroba membuat orang cenderung lebih sering berada di tempat tertutup.

Baca Juga:Hari Terakhir Mogok Produksi Tahu dan Tempe: Besok Harga Naik

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Herdiana mengatakan, salah satu penyakit yang muncul di musim pancaroba adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Penyakit ini lebih mudah menular di musim pancaroba karena sebagian orang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tertutup, sehingga kontak antar orang menjadi lebih dekat.

Rendahnya kelembaban udara membuat virus flu akan bertahan lebih lama. “Pada umumnya ISPA ini ditandai dengan gejala batuk pilek hingga sakit tenggorokan kemudian disusul dengan gejala demam hingga pegal-pegal.

Untuk saat ini ISPA sukar di bedakan apakah suatu infeksi biasa atau dengan Covid-19, hanya pemeriksaan swab yang dapat membedakannya,” ujar Asep, Minggu (30/5/2021).

Di samping itu, penyakit yang perlu diwaspadai di musim pancaroba adalah demam berdarah dengue (DBD) dan cikungunya.

Baca Juga:Hindari Karbo, Makan Malam Protein Nabati Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung 10 Persen

Menurut Asep, potensi 2 penyakit yang disebabkan vektor nyamuk aides aigety ini sangat berpotensi terjadi di musim pancaroba.

“Suhu yang tidak menentu memungkinkan populasi nyamuk meningkat. Gejala penyakit ini seperti sakit kepala, sakit otot atau nyeri sendi, mual muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, serta terdapat bintik-bintik merah di kulit,” ucapnya.

Ia menuturkan, penyakit lain yang mungkin saja menjangkit adalah diare. Yaitu penyakit yang ditandai dengan buang air besar (BAB) yang encer dan sakit perut yang melilit. Penyakit ini biasanya akibat mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi oleh virus atau bakteri.

“Jadi biasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) salah satunya cuci tangan sebelum makan dan menutup makanan agar tidak terkontaminasi,” kata dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, penyakit yang mungkin muncul di musim pancaroba adalah typoid (tipes) dan gatal-gatal. Asep menambahkan, sebagai upaya pencegahan tidak terkena penyakit di musim pancaroba, masyarakat harus menggalakan perilaku hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan sehat, dan menjaga serta meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh.

“Makan makanan dengan gizi seimbang dan istirahat yang cukup untuk menjaga imunitas,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini