alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Viral Antrean Ambulans Bawa Pasien Covid-19 di Bandung, Ini Penjelasannya

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 06 Juni 2021 | 14:43 WIB

Video Viral Antrean Ambulans  Bawa Pasien Covid-19 di Bandung, Ini Penjelasannya
Tangkapan layar rekaman video yang beredar di media sosial yang menunjukkan antrean ambulans di RSUD Al Ihsan di Kabupaten Bandung pada Sabtu malam (5/6/2021). [Antara]

RSUD Al Ihsan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sering menerima pasien rujukan dari puskesmas atau unit pelayanan kesehatan yang lainnya.

SuaraJabar.id - Warga Bandung dihebohkan dengan video yang menunjukan antrean ambulans di Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (5/6/2021).

Netizen ada yang beranggapan jika seluruh ambulans itu membawa pasien COVID-19. Kondisi ini dikaitkan melonjaknya kasus Covid-19 di daerah Bandung.

Menanggapi video yang beredar, pengelola RSUD Al Ihsan menyampaikan klarifikasi perihal antrean ambulans yang hendak masuk ke instalasi gawat darurat rumah sakit.

"Jadi ambulans datang hampir bersamaan, tapi tidak semua kasus COVID-19. Ada yang bersalin, ada yang demam berdarah, ada yang kasus-kasus lain ke anak," kata Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Al Ihsan Bandung Ferry Achmad Firdaus Mansoer ketika dihubungi oleh wartawan pada Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Solo Merangkak Naik, Klaster Keluarga Paling Dominan

"Ya memang kasus COVID-19 meningkat, tapi di sisi lain kasus lain juga bertambah, yang lahir banyak, yang demam berdarah banyak karena musim hujan begini, yang tipes juga banyak," ia menambahkan.

Ferry mengatakan, RSUD Al Ihsan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sering menerima pasien rujukan dari puskesmas atau unit pelayanan kesehatan yang lainnya.

"Mungkin karena sudah langganan mungkin ya, kalau ada sesuatu ke Al Ihsan karena dekat, datang lah bersamaan, jadi kesannya memang seperti yang crowded (ramai), seperti ada wabah atau lonjakan besar, tapi sebetulnya tidak," katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengelola rumah sakit sudah siaga menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus penularan COVID-19 setelah masa libur Lebaran, termasuk menyiapkan sarana dan prasarana dan sumber daya manusia pendukung pelayanan.

"Jadi saat ambulans tiba, tim kami segera bergerak cepat untuk memilah dan menurunkan pasien agar bisa ditangani dengan cepat, sekarang kondisinya sudah tenang," katanya.

Baca Juga: Salut! Tak Mau Mencuri, Bocah SD Ini Tulis Surat Izin Minta Jambu ke Pemiliknya

Berdasarkan data manajemen rumah sakit, sampai Sabtu (5/6) malam pukul 22.30 WIB, RSUD Al Ihsan merawat 137 pasien.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait