alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kuda yang Ditunggangi Rhoma Irama di Film Satria Bergitar Ternyata Milik Juragan Cimahi

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 22 Juni 2021 | 12:38 WIB

Kuda yang Ditunggangi Rhoma Irama di Film Satria Bergitar Ternyata Milik Juragan Cimahi
Marasati Harahap (52), salah satu penjual aksesoris kuda di Kota Cimahi yang masih bertahan hingga saat ini. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Kuda milik salah satu juragan asal Cihanjuang, Cimahi pernah dipinjam Raja Dangdut Rhoma Irama untuk keperluan syuting film "Satria Bergitar" yang dirilis tahun 1984.

SuaraJabar.id - Pasar Citeureup, Kota Cimahi kini jadi sentra suku cadang atau sparepart kendaraan bermotor. Namun siapa sangka pasar yang terletak di Jalan Sangkuriang itu dulunya merupakan salah satu sentra lapak dagang kuda.

Dulunya, Pasar Citeureup adalah salah satu kawasan yang banyak dipenuhi oleh kandang kuda. Banyak masyarakat datang untuk melakukan transaksi atau tukar-menukar kuda.

Kuda yang dijajakkan di sini pada saat itu kebanyakan didatangkan dari daerah Sumbawa, Jawa, dan, Sulawesi. Namun ada juga beberapa kuda yang didatangkan langsung dari Australia.

Setelah ditelisik, usut punya usut ternyata dulunya Cimahi memang terkenal dengan sentra kuda. Ada beberapa sentra kuda, seperti di Pasar Luhur yang kini disebut Pasar Atas Baru dan Perempatan Cihanjuang hingga kawasan Sangkuriang.

Baca Juga: Mayangsari Pose Bareng Kuda, Dipuji Mirip Telenovela

"Dari tahun 1950-an sudah ada karena beberapa tempat di Cimahi terkenal dengan kudanya. Ada di Pasar Luhur. Sentra paling besar ada di Cihanjuang," ujar Ketua Komunitas Tjimahi Heritage, Machmud Mubarok saat dihubungi Suara.com baru-baru ini.

Banyak juragan kuda yang ada di Cimahi kalau itu, sehingga banyak warga dari luar daerah yang datang untuk melihat dan melakukan transaksi jual beli maupun tukar kuda.

Bahkan menurut Machmud, kuda milik salah satu juragan asal Cihanjuang, Cimahi pernah dipinjam Raja Dangdut Rhoma Irama untuk keperluan syuting film "Satria Bergitar" yang dirilis tahun 1984.

Namun seiring berjalannya waktu, sentra kuda di Kota Cimahi mulai menghilang. Salah satu yang masih tersisa dan mengingatkan bahwa Cimahi pernah jadi sentra kuda adalah Pasar Citeureup, yang dulunya juga tempat transaksi jual beli kuda.

"Bukan cuma orang Cimahi yang transaksi, banyak yang datang nyari kuda karena kan jarang ada pasar kuda," ujar Machmud.

Baca Juga: Puluhan Nakes Terpapar, Belasan Pasien COVID-19 Antre di IGD RSUD Cibabat

Kini meski masih dikenal dengan Pasar Kuda, Pasar Citeureup sudah menjadi sentra onderdil sepeda motor. Namun, masih ada satu kios yang bertahan menjajakan aksesoris kuda.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait