Ditutup selama PPKM Darurat, Mal Diminta Optimalkan Penjualan Online

Tenant yang menjual produk fesyen sangat sedikit yang menggunakan penjualan secara daring karena permintaan yang juga sedikit.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 07 Juli 2021 | 16:33 WIB
Ditutup selama PPKM Darurat, Mal Diminta Optimalkan Penjualan Online
Mal Bandung Indah Plaza ditutup selama masa PPKM Darurat. [Antara]

SuaraJabar.id - Tenant atau pemilik gerai di mal yang ditutup akibat penerapan PPKM Darurat didorong untuk mengoptimalkan penjualan produknya secara online atau daring.

Sekjen Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat Satriawan Natsir mengatakan, dari seluruh tenant yang ada di 19 mal di Kota Bandung saja, hanya 5 sampai 10 persen yang memiliki sistem penjualan secara daring.

"Memang tidak optimal penjualannya, sangat jauh, karena kalau di mal sendiri kan sangat mengandalkan traffic pengunjung. Langkah yang paling sesuai dengan kondisi ini memang berjualan dengan daring," kata Satriawan di Bandung, dikutip dari Antara, Rabu (7/7/2021).

Selain sangat minim yang berjualan secara daring, menurutnya yang menggunakan teknologi tersebut pun hanya tenant yang menjual produk makanan.

Baca Juga:Ketatnya PPKM Darurat di Surabaya, WFH 100 Persen, Kursi-Meja Disita Kalau Bandel

Karena, kata dia, produk makanan sebelumnya pun memang sudah menggunakan sistem daring dengan sejumlah platform marketplace.

Sedangkan menurutnya tenant yang menjual produk fesyen sangat sedikit yang menggunakan penjualan secara daring karena permintaan yang juga sedikit.

"Kan orang-orang terutama di sektor fesyen itu ingin mencoba (pakaian), mungkin sektor kuliner masih berjalan karena sudah familiar dengan penjualan daring," kata dia.

"Bahkan kalau di trade center itu saya pikir tidak ada (sistem penjualan daring), sangat sedikit, karena itu perlu sistem, perlu kesiapan jadi dari tenaga kerjanya," tambahnya.

Menurutnya seluruh tenant di mal kini perlu mulai membangun sistem penjualan secara daring. Pasalnya pandemi COVID-19 ini merupakan kondisi yang belum pasti bagi sektor bisnis.

Baca Juga:Belasan Warga Langgar Prokes Jalani Sidang di PN Cianjur, Mulai dari Buruh Hingga Pelajar

"Kita juga tidak menyangka bahwa 2021 itu akan terjadi penutupan lagi, mudah-mudahan harapan kita penutupan ini sampai tanggal 20 Juli saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak