Ustadz Encep Polisikan Pria yang Sebut Dirinya Dilantik Nyi Roro Kidul Jadi Wali Allah

Pembuat dan penyebar foto dan pesan suara dengan narasi menyebut Ustadz Encep Wali Allah yang dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul terancam 6 tahun bui.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Ustadz Encep Polisikan Pria yang Sebut Dirinya Dilantik Nyi Roro Kidul Jadi Wali Allah
Foto yang ikut disebar bersama dengan pesan suara yang menyebut ada Wali Allah di Surade, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Arif mengaku membuat pesan suara tersebut bukan bermaksud fitnah, hoaks atau melecehkan tapi melakukan klarifikasi soal isu yang sudah beredar di masyarakat sebelumnya.

Kepada sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Sabtu (2/10/2021), warga Kampung Munjul RT 01/02 Desa Sirnasari, Kecamatan Surade tersebut mengaku Pesan Suara yang menyebar di aplikasi WhatsApp itu dimaksudkan sebagai bahan kajian.

"Memang benar itu suara saya, yang di-share di grup KPK Pasundan untuk dibahas dan dikaji," kata dia.

Namun, Arif tidak menyangka Rekaman Suara yang dikhususkan untuk grup internal organisasinya itu menyebar ke sejumlah grup WhatsApp lain.

Baca Juga:Petugas Rutan Garut Gagalkan Penyelundupan Sabu di Tulang Ayam

"Tidak menyangka pesan suara tersebut di-share ke mana-mana," ujarnya.

Arif mengakui membagikan Rekaman Suara tersebut pada Kamis, 30 September 2021 ke grup WhatsApp KPK Pasundan.

Alasan ia melakukan itu karena menurutnya ada asumsi dari masyarakat soal sosok Ustaz Encep yang dalam beberapa waktu terakhir tidak memakai baju saat pengajian atau istighosah.

"Ini yang menjadi perbincangan di warga selama kurang lebih tiga pekan," katanya.

Ia juga mengakui sudah meminta maaf atas kesalahannya. Arif meminta maaf terhadap keluarga besar Ustaz Encep dan sejumlah nama yang disebut dalam Pesan Suara yang beredar.

Baca Juga:Modus Baru Penyelundupan Narkoba ke Penjara: Tulang Ayam Isi Sabu

"Dalam waktu dekat kami akan silaturahmi ke keluarga Kyai Haji Empah (ayah Ustaz Encep)," kata Arif.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak