Misteri Kematian 2 Orang di Saung Ikan Terungkap: Korban Meninggal Terkena Ranjau

Modus operandi pelaku, kata Rimsyahtono, memasang jebakan atau ranjau listrik di saung kolam ikannya dengan menggunakan tali kawat dengan panjang 170 centimeter.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 11 Oktober 2021 | 16:17 WIB
Misteri Kematian 2 Orang di Saung Ikan Terungkap: Korban Meninggal Terkena Ranjau
Pelaku pembuat ranjau listrik, Dadang alias A (54) asal Kampung Sosopan Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasik. [Ayotasik.com]

Modus operandi pelaku, kata Rimsyahtono, memasang jebakan atau ranjau listrik di saung kolam ikannya dengan menggunakan tali kawat dengan panjang 170 centimeter.

"Posisi kabelnya dililitkan ke tiang bambu yang tersambung ke arus listrik yang terhubung ke rumah pelaku. Menurut keterangan pelaku, ranjau dipasang antisipasi apabila ada hama ke kolam ikannya," jelas Rimsyah.

Kesimpulannya, tambah Rimsyahtono, pelaku memasang jebakan sendiri di kolam ikan miliknya. Kemudian kelalaian pelaku, di lokasi kolam ikan atau saung yang dipasang ranjau listrik tidak terpasang tanda peringatan atau bahaya.

"Pelaku kita amankan dan dikenakan pasal 359 KUHPidana tentang Kelalaian pemilik yang memasang jebakan sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia. Ancaman hukuman paling lama, lima tahun penjara," terang Rimsyah.

Baca Juga:Misteri Kematian Bocah Kadek Sepi Mulai Terkuak, Kini Ayahnya Dijadikan Tersangka

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno menambahkan, untuk barang bukti yang diamankan dari kolam ikan tersangka di antaranya lima batang bambu ukuran 2,5 meter.

Kemudian, lanjut Hario, satu buah kabel dengan panjang 100 meter, kawat tali besar dengan panjang dua meter, dan dua buah kawat tali kecil.

"Pelaku sudah kita amankan, dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka diancam hukuman lima tahun penjara," tambah Hario.

Pelaku, Dadang alias A (54) asal Kampung Sosopan Desa Sukarame/Kecamatan Sukarame, mengatakan, ketika kejadian langsung menyampaikan ke pengurus RT/RW ada dua orang yang meninggal di kolam ikan miliknya. "Setelah kejadian, saya laporan ke RT, ada korban tertutup saung sudah meninggal," ujar Dadang

Dadan mengaku, sebenarnya di kolam ikan miliknya dipasangi ranjau atau jebakan listrik dari kabel dan tali kawat yang tersambung ke rumahnya untuk mencegah dari hama seperti biawak atau sero memakan ikannya.

Baca Juga:Berkeliaran Bawa Celurit dan Samurai, Anggota Geng Motor di Tasik Terancam 12 Tahun Bui

"Iya enggak tahu kalau manusia yang terkena ranjaunya di tempat pembibitan ikan. Soalnya saya pasang untuk hama, baru tiga bulan ini ranjau listrik dipasang. Dan belum ada hama yang kena," ujar Dadang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak