Waspada! Belasan Kecamatan di Kota Bandung Berpotensi Terdampak Aktivitas Sesar Lembang

Ada 19 kecamatan di Kota Bandung yang berpotensi tinggi terdampak bencana yang gempa yang ditimbulkan oleh aktivitas Sesar Lembang.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:10 WIB
Waspada! Belasan Kecamatan di Kota Bandung Berpotensi Terdampak Aktivitas Sesar Lembang
ILUSTRASI-Simulasi gempa Sesar Lembang di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (17/9/2021). [Simulasi Bencana Sesar Lembang]

SuaraJabar.id - Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung melakukan kajian mengenai dampak potensi bencana yang ditimbulkan oleh aktivitas Sesar Lembang pada Kota Bandung.

Dari kajian awal, mereka mendapati ada 19 kecamatan di Kota Bandung yang berpotensi tinggi terdampak bencana yang gempa yang ditimbulkan Sesar Lembang.

"19 kecamatan potensi tinggi (bencana gempa) sisanya sedang," kata Kasi Mitigasi Bencana Diskar PB, Amires Pahala, saat acara Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (14/10/2021).

Saat ini, pihaknya tengah merampungkan peta risiko bencana di Kota Bandung yang diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu dekat.

Baca Juga:Keindahan 5 Tempat Wisata di Bandung Barat, dari The Lodge Maribaya hingga Curug Aseupan

Disingung wilayah mana saja, yang berpotensi tinggi, ia enggan menyebutkan karena dikhawatirkan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sesar Lembang (Ayobandung)
Sesar Lembang (Ayobandung)

"Kawasan risiko bencana dalam proses, mau tinggi atau sedang kita tetap harus waspada," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk selalu waspada dan memahami mitigasi kebencanaan. Ia menuturkan pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang mitigasi bencana melalui online.

"Semua bencana akan merusak yang kita harapkan walaupun tinggi tapi tingkat kesadaran tinggi sehingga tingkat kerentanan rendah," katanya.

Sementara itu, catatan dari Diskar PB Kota Bandung, terdapat 10 peristiwa bencana seperti banjir, pohon tumbang, kanopi roboh, longsor maupun kirmir roboh sepanjang Januari hingga Oktober.

Baca Juga:Ribuan Warga Kota Bandung Terjerat Utang ke Pinjol Ilegal dan Rentenir

Sedangkan bencana kebakaran sebanyak 146 kejadian dan penyelamatan sebanyak 444.

Berita Terkait

Dari unggahan video akun @Titazonk, pria asal Busan Korea Selatan tersebut mengucap akad nikah menggunakan bahasa Indonesia.

bandungbarat | 23:46 WIB

Pemain Persib Bandung, akan bertempur di Liga 1. Sebelum memulai laga, mereka harus melakukan tes medis. Simak dalam artikel ini!

soreang | 21:24 WIB

Manajemen Persib Bandung telah melihat jadwal tersebut yang dinilai lebih rapi menyesuaikan jadwal FIFA Match Day.

joglo | 21:14 WIB

Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan memberikan jaket yang tengah dipakai kepada warga Kabupaten Bandung Barat

bandungbarat | 19:29 WIB

Kemendikburistek telah menutup 17 perguruan tinggi di seluruh Indonesia 5 diantaranya ada di Bandung, Tasikmalaya dan Jabodetabek

sumedang | 18:04 WIB

News

Terkini

Kerja sama juga direncanakan dengan tujuan meningkatkan percepatan pembangunan infrastruktur digitalisasi.

News | 13:45 WIB

"Mereka kelompok bermotor GRS, tujuannya mau cari lawan. Untungnya tidak ada masyarakat yang jadi korban, tapi perbuatan mereka sangat meresahkan,"

News | 19:09 WIB

Libur panjang yang sudah dimulai ini bersamaan dengan proyek perbaikan drainase yang diperparah dengan adanya kendaraan yang parkir liar

News | 14:36 WIB

Pelaku awalnya mengganjal lubang mesin ATM menggunakan tusuk gigi, sehingga saat korban tidak bisa digunakan korban.

News | 17:29 WIB

Pemda Provinsi Jabar berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

News | 16:32 WIB

Santri penting untuk memiliki pengetahuan dan daya kritis.

News | 16:24 WIB

Pendaftar Petani Milenial untuk tahun 2023 sudah mencapai 30.000 orang.

News | 16:08 WIB

Peserta program yang mendaftar sebanyak 95 orang.

News | 16:02 WIB

Reformasi birokrasi bertransformasi menjadi empat level.

News | 15:55 WIB

Pada 2 musim terakhir BRI telah menjadi sponsor BRI Liga 1.

News | 15:00 WIB

Proses ekshumasi ini dilakukan Polres Sukabumi Kota untuk mengungkap penyebab tewasnya MH.

News | 21:32 WIB

Kegiatan ini diyakini dapat memberi kesempatan bagi para pegolf junior untuk bersinar.

News | 19:45 WIB

Sekarang sedang dikaji karena memang masih ada daerah lain juga yang mengusulkan.

News | 18:59 WIB

Dengan begitu, Kecamatan Sukatani bisa menjadi kawasan yang enak dipandang.

News | 18:55 WIB

"Saya titip Forkopimda penjagaan kondusifitas.

News | 18:51 WIB
Tampilkan lebih banyak