alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Terbengkalai dan Jadi Mirip Lokasi Uji Nyali, Dewi Citos Bakal Disulap Jadi Ini

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:09 WIB

Sempat Terbengkalai dan Jadi Mirip Lokasi Uji Nyali, Dewi Citos Bakal Disulap Jadi Ini
Kondisi Desa Wisata Cimahi Torobosan (Dewi Citos) saat ini yang terbengkalai akibat sudah tidak ada lagi kegiatan hiburan rakyat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Pengembangan ekowisata Cimenteng Cimahi harus selesai tahun ini sehingga triwulan pertama tahun 2022 sudah bisa dinikmati pengunjung.

SuaraJabar.id - Desa Wisata Cimahi Torobosan (Dewi Citos) di RT 02/12 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal disulap jadi kawasan ekowisata baru.

Beberapa tahun lalu, Dewi Citos merupakan tempat favorit adu ketangkasan domba-domba dari berbagai daerah sehingga selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Namun kini, kondisi tempat itu terbengkalai karena aktivitas hiburan rakyat di tempat tersebut berhenti beberapa tahun lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemdua dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Budi Raharja mengatakan, progres pengembangan ekowisata Cimenteng di kawasan tersebut sudah memasuki tahapan lelang.

Baca Juga: Anak Buah Terjerat Korupsi Pengadaan Lahan Makam COVID-19, Kadis PKP Cimahi Irit Bicara

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman lelang resmi Pemkot Cimahi, yakni lpse.cimahikota.go.id, pagu anggaran untuk pengembangan ekowisata Cimenteng mencapai Rp 3,9 miliar yang bersumber dari bantuan Pemprov Jabar.

"Luas lahannya sekitar 6.000 meter persegi. Sekarang sudah masuk tahapan lelang dengan anggaran bantuan dari Pemprov Jabar," kata Budi saat dihubungi Suara.com pada Sabtu (16/10/2021).

Dewi Citos Cimahi yang terbengkalai akibat tidak adanya lagi kegiatan hiburan rakyat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]
Dewi Citos Cimahi yang terbengkalai akibat tidak adanya lagi kegiatan hiburan rakyat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Dari luasan lahan tersebut, lahan yang akan dibuat bangunan hanya sekitar 553 meter persegi. Apalagi lokasi pengembangan ekowisata itu berada di Kawasan Bandung Utara (KBU). Ekowisata nantinya akan mendukung keberadaan Taman Kehati.

"Posisisinya di KBU jadi kita dibawah 30 persen untuk pembangunannya," ucap Budi.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata pada Disbudparpora Kota Cimahi, Nursale menambahkan, pengembangan ekowisata Cimenteng harus selesai tahun ini sehingga triwulan pertama tahun 2022 sudah bisa dinikmati pengunjung.

Baca Juga: Terjerat Kasus Korupsi Pengadaan Makam COVID-19, PNS Kota Cimahi Terancam 20 Tahun Bui

"Ditargetkan bulan Desember selesai. Nanti penyempurnaan tahun 2020 dan langsung diresmikan," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait