Kades Dipijit Ayah Korban, Anaknya Tewas Cacingan? 6 Fakta Pilu yang Bikin Dedi Mulyadi Murka

Fakta paling dasar dan menyedihkan adalah penyebab kematian Raya. Ia meninggal bukan karena penyakit langka, melainkan karena askariasis atau infeksi cacing gelang

Andi Ahmad S
Rabu, 27 Agustus 2025 | 23:20 WIB
Kades Dipijit Ayah Korban, Anaknya Tewas Cacingan? 6 Fakta Pilu yang Bikin Dedi Mulyadi Murka
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Podcast Akbar Faizal Uncensored. [YouTube]

SuaraJabar.id - Tragedi meninggalnya balita empat tahun bernama Raya di Sukabumi bukan sekadar berita duka. Ini adalah potret kelalaian berlapis dan tumpulnya nurani aparat desa, yang membuat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, murka besar.

Di balik kisah ini, tersimpan fakta-fakta ironis yang begitu menyakitkan.

Berikut adalah 6 fakta kunci dari kasus pilu yang menjadi tamparan keras bagi kita semua.

1. Kematian Tragis Akibat Penyakit yang Seharusnya Bisa Diobati

Baca Juga:Heboh! Pernyataan Kontroversial Gubernur Dedi Mulyadi Soal Anak Meninggal karena Cacingan

Fakta paling dasar dan menyedihkan adalah penyebab kematian Raya. Ia meninggal bukan karena penyakit langka, melainkan karena askariasis atau infeksi cacing gelang yang sudah sangat parah.

Kondisinya begitu kritis hingga saat dirawat di rumah sakit, cacing sempat keluar dari hidungnya. Ini adalah tanda infeksi tingkat lanjut yang seharusnya bisa dicegah dan diobati jika terdeteksi lebih dini.

2. Ironi Paling Menyakitkan: Ayah Korban Tukang Pijit Langganan Kades

Inilah fakta yang membuat Gubernur Dedi Mulyadi meledak. Ternyata, hubungan antara keluarga korban dan kepala desa (Kades) sangat dekat. Ayah Raya adalah tukang pijit langganan sang Kades.

Dedi tak habis pikir, bagaimana bisa seorang Kades yang rutin berinteraksi dengan warganya sama sekali abai dengan kondisi keluarganya yang sedang sekarat. "Bapaknya Raya ternyata tukang pijitnya Pak Kades gitu loh!" seru Dedi geram.

Baca Juga:Tiada Lagi Dana Tunai, Desa di Jabar Bakal Dapat Uang Saham Bank BJB dari Dedi Mulyadi

3. Keluarga Terisolasi Total: Sakit Parah, Tanpa KK & BPJS

Penderitaan keluarga ini sangat kompleks. Ayah Raya menderita tuberkulosis (TB), sementara sang ibu diduga mengalami masalah kesehatan mental.

Yang lebih parah, mereka tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) dan tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Tanpa dokumen vital ini, mereka seolah tak terlihat oleh sistem dan tidak bisa mengakses layanan kesehatan yang menjadi hak setiap warga negara.

4. Gubernur Dedi Mulyadi Murka, Sebut Aparat Desa Tak Peka

Dedi Mulyadi tidak menahan amarahnya. Ia menyebut kasus ini adalah bukti nyata betapa aparat desa tidak peka terhadap lingkungan dan keluhan warganya.

"Berbagai problem yang muncul saat ini itu kan akibat tidak pekanya dengan urusan masyarakat," tegasnya. Baginya, tragedi ini adalah puncak gunung es dari masalah ketidakpedulian di tingkat pemerintahan paling bawah.

5. Pintu Bantuan Provinsi Terbuka Lebar, Tapi Desa 'Tersumbat'

Dedi juga menepis alasan klasik soal ketiadaan anggaran. Ia menegaskan bahwa pintu bantuan Pemprov Jabar selalu terbuka untuk kasus-kasus darurat seperti ini. "Kan saya sudah membuka diri.

Udah (silakan) lapor gubernur nanti ditanganin, kan enggak akan ada masalah," ucapnya. Ini menyiratkan bahwa masalahnya bukan pada kurangnya sumber daya, tapi pada macetnya jalur komunikasi dan inisiatif dari aparat desa.

6. Menjadi Peringatan Keras untuk Seluruh Pamong Desa

Kasus Raya kini menjadi preseden buruk sekaligus peringatan keras bagi seluruh aparat desa di Jawa Barat, bahkan di Indonesia.
Tragedi ini menunjukkan bahwa tugas seorang pamong desa bukan hanya mengurus administrasi di atas kertas, tetapi memiliki tanggung jawab moral untuk "melihat", "mendengar", dan "merasakan" kondisi warganya yang paling rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak