Dedi Mulyadi Diingatkan untuk Jangan Sombong dan Heboh Sendiri

Tidak seperti warganet umumnya yang memandang aksi Yudha berlebihan saat menegur Dedi Mulyadi, Direktur Eksekutif Monas Institute Fuad Rinaldi justru membenarkan aksi Yudha.

Lebrina Uneputty
Sabtu, 20 November 2021 | 14:11 WIB
Dedi Mulyadi Diingatkan untuk Jangan Sombong dan Heboh Sendiri
Dedi Mulyadi debat dengan warga di Pasar Rebo Purwarkarta. [Youtube]

SuaraJabar.id - Debat Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dengan seorang mahasiswa bernama Yudha di Pasar Tradisional Purwakarta, menjadi viral belakangan ini.

Tidak seperti warganet umumnya yang memandang aksi Yudha berlebihan saat menegur Dedi Mulyadi, Direktur Eksekutif Monas Institute Fuad Rinaldi justru membenarkan aksi Yudha.

Fuad mengingatkan Dedi Mulyadi untuk tidak sombong dan tidak heboh sendiri melainkan mengajak Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan sesuatu  dalam hal ini masalah sampah. 

“Saya pikir gerakan kang Dedi (Dedi Mulyadi) harus dikuatkan dan diperluas. Lalu kita juga mendukung kang Yudha sebagai mahasiswa bagian dari masyarakat mengkritik tugas dan fungsi dari pejabat publik yang baik,” kata Fuad di Kota Bandung seperti dikutip Purwakarta Update, Jumat (19/11/2021).

“Ketika ada elemen masyarakat ikut serta dalam gerakan gerakan sosial, maka kita harus mempertanyakan posisi dan peran pemerintah yang harusnya menjadi pelayan dan pengayom masyarakat,” tambahnya lagi.

Oleh karena itu, Fuad beranggapan bahwa ada baiknya sebagai pejabat publik Dedi Mulyadi jangan heboh sendiri.

Menurutnya, tugas dan fungsi birokrasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta harus ditelaah, mengingat dipimpin oleh istri Dedi Mulyadi.

“Ketika ada permasalahan pelayanan publik yang tidak bisa diselesaikan seperti sampah, lalu kemana pejabat publik daerah tersebut, begitu lho,” ucap Fuad.

Dia menilai, Dedi Mulyadi harus bijak dalam menanggapi kritikan masyarakat, jangan juga alergi dan merasa paling baik sendiri.

“Ada baiknya kang Dedi Mulyadi mengajak unsur-unsur pemerintahan birokrasi itu diajak memperbaiki diri,” tururnya.

Di sisi lain, Fuad menyebut, inisiatif Yudha yang sudah minta maaf itu bagus dan tidak ada masalah dalam sikapnya. Maka, sambung dia, sudah saatnya jangan salah menyalahkan dan jangan merasa paling baik.

“Ingat jangan sampai timbul penyakit hati seperti Sombong itu harus dihindari. Dan ada baiknya kang Dedi Mulyadi juga mempunyai realisasi program yang lebih baik lagi kedepannya untuk masyarakat Jawa Barat dan Indonesia,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak