facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banyak Wisatawan Pangandaran Tersesat di Daerah Ini, Warga Minta Pemerintah Pasang Penunjuk Arah

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 23 Januari 2022 | 14:06 WIB

Banyak Wisatawan Pangandaran Tersesat di Daerah Ini, Warga Minta Pemerintah Pasang Penunjuk Arah
ILUSTRASI - Pantai Pangandaran [Kapol.id]

Dudung mengaku sering bertemu dengan pengguna jalan atau wisatawan yang kebingungan arah yang harus dituju ketika di pertigaan atau di perempatan jalan.

SuaraJabar.id - Warga Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran meminta pemerintah untuk menyediakan penunjuk arah di lokasi itu.
Hal ini dikarenakan banyak wisatawan yang akan berwisata ke Pangandaran tersesat ketika melewati daerah mereka kareta tak ada penunjuk arah.

Wilayah Langkaplancar sendiri merupakan kecamatan yang berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Banjar.

Sehingga tak heran jika Langkaplancar menjadi daerah lintasan bagi para pengguna jalan atau wisatawan yang hendak menuju Pantai Pangandaran.

Salah seorang warga Langkaplancar Dudung mengatakan, sebagai kecamatan yang berbatasan dengan dua kabupaten dan satu kota, wilayah Langkaplancar sering dilitasi para wisatawan yang menuju Pangandaran, atau pulang dari Pangandaran.

Baca Juga: Polisi Buka Peluang Kasus Lingkaran Setan Diselesaikan Lewat Retorative Justice

“Karena banyak jalur alternatif untuk menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran, baik melalui jalur Tasikmalaya Salopa via Jayasari atau jalur Cineam via Gunung Singkup atau jalur Cidolog via Gunung Kelir,” katanya, Sabtu (22/1/2022).

Dudung mengaku sering bertemu dengan pengguna jalan atau wisatawan yang kebingungan arah yang harus dituju ketika di pertigaan atau di perempatan jalan.

“Alangkah baiknya jika pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran memasang penunjuk arah terutama di pertigaan atau di perempatan jalan,” katanya.

Menurut Dudung, tak sedikit pengguna jalan yang salah jalan bahkan sampai tersesat dan harus putar balik.

“Kami sebagai warga Langkaplancar sering sekali menemukan pengguna jalan atau wisatawan yang kebingungan, bahkan tidak sedikit yang salah jalan atau kesasar,” jelasnya.

Baca Juga: Kakek Pelaku Asusila terhadap Anak 4 Tahun di Tasikmalaya Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dudung berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran secepatnya memasang penunjuk arah di pertigaan maupun perempatan jalan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait