Pecah Rekor! Kasus Harian COVID-19 Kota Bandung Tembus 1.100 Orang

"Gak pernah lebih dari 10 kasus, bahkan 2 minggu lalu hanya 100 kasus per hari, hari ini kemarin sudah 1.100 kasus, peningkatan memang luar biasa," kata Plt Wali Kota Bandung.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 16 Februari 2022 | 16:07 WIB
Pecah Rekor! Kasus Harian COVID-19 Kota Bandung Tembus 1.100 Orang
Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana. [Antara]

SuaraJabar.id - Kasus harian Covid-19 di Kota Bandung menembus angka 1.100 kasus pada Selasa (15/2/2022).

Kendati tinggi, tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) justru turun. Diindikasikan, mayoritas kasus merupakan gejala ringan.

"Kemarin penambahan kasus per harinya 1.100 lebih," disampaikan Pelaksana Tugas atau Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Rabu (16/2/2022).

Diketahui, kasus di Kota Bandung sempat sangat melandai, terutama pasca ledakan varian Delta pada pertengahan tahun 2021 lalu. Kondisi landai itu, misalnya, terpantau pada awal bulan Januari lalu.

Baca Juga:Epidemiolog Sebut Puncak Omicron di Indonesia Ditentukan dari Daerah Penyumbang Kasus Terbanyak

Berdasarkan Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, Tanggal 4 Januari 2022, terdapat 21 kasus konfirmasi aktif, yang menurun menjadi 14 kasus sepekan berikutnya. Pada tanggal 11 Januari, 19 kecamatan di Kota Bandung bahkan dilaporkan nihil kasus aktif Covid-19.

Yana sempat mengakui, lonjakan kasus kini terjadi dipicu penyebaran 0micron, hingga sekitar 80 persen dari total kasus. Selain itu, sambung Yana, lonjakan kasus ini juga terlihat setelah meningkatkan penelusuran maupun pengetesan.

"Gak pernah lebih dari 10 kasus, bahkan 2 minggu lalu hanya 100 kasus per hari, hari ini kemarin sudah 1.100 kasus, peningkatan memang luar biasa," katanya.

Selagi angka kasus positif meninggi, tingkat BOR di rumah sakit diklaim menurun. Diasumsikan, mayoritas kasus merupakan gejala ringan. Yana mengatakan, kini BOR berada di angka 30 persen, data sebelumnya berada di 59 persen.

"Kasus gejala ringan didorong melakukan isoman (isolasi mandiri), di rumah atau isolasi terpadu. Hanya gejala berat yang dirawat untuk membuat BOR tidak tinggi dan tidak ada kepanikan karena penyebaran Omicron," katanya.

Baca Juga:Pemkot Bandung Klaim Stok Minyak Goreng Lebih dari 780 Ribu Liter, Kok Masih Langka di Pasaran?

Pemerintah Kota Bandung juga, katanya, akan menyiapkan tempat isolasi terpadu bagi kasus gejala ringan. Fasilitas itu diharapkan bisa ikut mencegah meningkatnya BOR. Menurut amatan Satgas Covid-19 Kota Bandung, tak sedikit warga yang bergejala ringan tapi tetap ingin dirawat di rumah sakit.

Akibatnya BOR akan tinggi. Jika begitu, ujungnya akan berpengaruh pada level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Dampaknya relaksasi kita berhentikan, beberapa tempat harus ditutup, makanya BOR kita upayakan (rendah)," katanya.

Yana mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung juga mendorong rumah sakit agar meningkatkan kapasitas tempat tidur.

"Kita dorong kapasitas tempat tidurnya ditingkatkan, sekarang baru 800, dulu kita pernah sampai 2.300 waktu (penyebaran varian) Delta. Kalau jumlahnya ditingkatkan, rasionya jadi kecil. Kemarin, ada 400 orang yang dirawat dari 800 tempat tidur, berarti 50 persen. Kalo skrg 400 orang dirawat tapi tempat tidur 2.000, kan berarti cuma 20 persen BOR-nya," katanya.

Kontributor : M Dikdik RA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak