facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jenazah Pembunuh Janda Wiwin di Padalarang Ditolak Warga: Keluarga Korban Tidak Terima

Galih Prasetyo Kamis, 12 Mei 2022 | 15:13 WIB

Jenazah Pembunuh Janda Wiwin di Padalarang Ditolak Warga: Keluarga Korban Tidak Terima
Pemakaman Mulyadi (38) Pelaku Pembunuhan di TPU PTPN VIII, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat (Suara.com/Ferry Bangkit)

"Iya (ditolak). Karena tadi seharusnya punya pekamanan sendiri, RW 13"

SuaraJabar.id - Mulyadi (38), pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang janda bernama Wiwin (30) akhirnya dimakamkan. Namun bukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) tempat pelaku tinggal.

Pelaku sendiri ditemukan tewas menggantung pada sebuah pohon petai di kebun dekat rumahnya di Kampung Gantungan RT 01/13, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Desa Jayamekar Siti Khoeriah mengatakan, seharusnya pelaku yang sudah dipastikan tewas itu dimakamkan di TPU RW 13 namun ditolak mayoritas warga.

"Iya (ditolak). Karena tadi seharusnya punya pekamanan sendiri, RW 13" kata Siti saat dihubungi pada Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Akhir Pelarian Mulyadi, Pembunuh Janda Wiwin, Tewas Gantung Diri di Pohon Petai

Dikatakannya, alasan warga menolak pemakaman jenazah pelaku di wilayah tersebut lantaran menghargai keluarga korban yang tinggal tak jauh dari rumah pelaku. Selain itu, kata Siti, keluarga korban merasa sakit hati atas perbuatan Mulyadi.

"Keluarga korban kan tidak menerima, merasa sakit hati. Ya sudah tidak bisa apa apa, kasihan kepada korban," ujarnya.

Menyikapi penolakan tersebut, pihak desa akhirnya berkoordinasi dengan camat. Hingga akhirnya diputuskan jenazah dimakamkan di TPU PTPN VIII di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.

"Akhirnya dimakamkan di Cipatat. Daripada jadi masalah, yaudahlah di mana pun sebetulnya sama. Pihak desa berusaha, solatkan di masjid desa. Kita tanggung jawab saja," ungkap Siti.

Salah satu perwakilan warga setempat, Bahrudin menuturkan, sebanyak lima rukun warga menolak jenazah Mulyadi. Yakni RT 13, 14, 07 dan 08.

Baca Juga: Polisi Duga Hal Ini yang Bikin Pembunuh Janda di Padalarang Pilih Akhiri Nyawa dengan Gantung Diri

"Sehingga warga sekitar RW 13, RW 14, Rw7 dan 8 menolak jenazahnya dimakamkan di sini," ucapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait