facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tujuh Kuli Bangunan Tersambar Petir Saat Istirahat Waktu Dzuhur, Polisi: 2 Orang Meninggal Warga Lebak dan Pangandaran

Andi Ahmad S Kamis, 26 Mei 2022 | 15:56 WIB

Tujuh Kuli Bangunan Tersambar Petir Saat Istirahat Waktu Dzuhur, Polisi: 2 Orang Meninggal Warga Lebak dan Pangandaran
Ilustrasi petir menyambar kuli bangunan di Bogor hingga meninggal dunia

Kali ini lebih banyak, tujuh kuli bangunan tersambar petir saat waktu istirahat Salat Dzuhur, dua diantaranya meninggal dunia.

SuaraJabar.id - Korban tersambar petir hingga meninggal dunia kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kali ini terjadi di Bogor Barat, Kecamatan Tenjo.

Sebelumnya, dua wisatawan asal Bekasi tersambar petir di Puncak Bogor dan satu orang meninggal dunia.

Kali ini lebih banyak, tujuh kuli bangunan tersambar petir saat waktu istirahat Salat Dzuhur, dua diantaranya meninggal dunia.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi mengatakan, ketujuh orang tersambar petir tersebut merupakan kuli bangunan pengerjaan proyek pembangunan salah satu rumah di Kota Podomoro Blok Burgundi, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Bogor.

Baca Juga: Dani Ramdan Resmikan Proyek Pelebaran Jalan Cikarang-Cibarusah Senilai Rp 17,49 Miliar

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/5/2022).

“Bahwa pada hari ini Rabu tanggal 25 Mei 2022 jam 12.00 WIB telah meninggal dunia dua orang kuli bangunan akibat tersambar petir,” katanya kepada wartawan, Kamis (26/5/2022).

Dia menjelaskan, sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi, di wilayah Tenjo tetiba turun hujan disertai petir sebanyak tiga kali.

“Mengakibatkan dua orang meninggal dunia atas nama Usup dan Ronny. Sementara lima orang lainya yang bersama- sama berteduh mengalami luka-luka, dan masih menjalani perawatan di Puskesmas," jelasnya.

Berikut data korban tersambar petir yang meninggal dunia.

Baca Juga: Lagi Berteduh, 2 Pekerja Bangunan Tewas Tersambar Petir dan 5 Orang Lainnya Luka

1. Nama Usup (35) Kampung Pangandaran, Pangandaran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait