Puncak kesuksesan dirasakan beberapa waktu lalu. Pasalnya panen sebanyak 150 ribu batang tomat miliknya sangat memuaskan hingga meraup untung miliaran rupiah dari ratusan ton tomat yang dipanen.
Padahal waktu itu sebagian besar petani di wilayah Lembang mengalami gagal panen sehingga produktivitas turun, berimbas pasokan ke pedagang berkurang sementara sisi lain permintaan pasar meningkat.
"Alhamdulillah, bersyukur, mungkin ini buah dari hasil kerja keras dan keuletan. Belajar bertahun-tahun bagaimana mengatasi hama dan penyakit tanaman, terus pemilihan bibit yang bagus," ujarnya.
Bukan hanya tomat, Usep juga sukses membudidayakan kentang. Karena didukung lahan penanaman di dataran tinggi Lembang, kualitas panen yang dihasilkan diluar dugaan karena berukuran besar. Bahkan ia mendapatkan kentang ukuran raksasa dengan berat sekitar 1,5 kilogram.
Baca Juga:Ini Tampang Dukun di Bandung Barat Perkosa Istri Orang, Ritual Khusus Mandi Kembang Jadi Modus Utama
"Itu panen kentang beberapa waktu lalu, awalnya enggak menyangka bisa sebesar itu. Kentang yang ukuran jumbo itu sudah laku dijual ke pasar," ungkapnya.
Kini Usep bisa disebut salah satu petani sukses di desanya bahkan di Lembang. Meski begitu, sosoknya yang sederhana tak membuat orang mengira kalau pria itu adalah juragan sayuran sukses. Kisah patut menjadi inspirasi petani lainnya
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki