Pemerintah Targetkan Pembangunan 321 Riksa untuk Penyintas Bencana di Tahap Awal

Rumah dengan tipe 36 itu dibangun dengan nilai anggaran Rp60 juta untuk satu unit rumah.

Syaiful Rachman
Jum'at, 10 Januari 2025 | 13:44 WIB
Pemerintah Targetkan Pembangunan 321 Riksa untuk Penyintas Bencana di Tahap Awal
Salah satu model percontohan rumah aman gempa bernama RIKSA di Kampung Ciodeng, Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi untuk membantu penyintas yang kehilangan rumah akibat terdampak bencana yang terjadi pada 3-4 Desember 2024. ANTARA/Aditya A Rohman

SuaraJabar.id - Pemerintah pusat membangun ratusan rumah aman gempa yang diberi nama Rumah Instan Kuat Sehat dan Aman (RIKSA) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk warga terdampak bencana pada 3-4 Desember 2024 yang kehilangan tempat tinggal.

"Untuk tahap awal ini ada 321 RIKSA yang sedang dalam pembangunan dan jumlahnya dipastikan bertambah karena data yang masuk tersebut di 32 kecamatan dari 39 kecamatan yang terdampak bencana banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi Lukman Sudrajat, di Sukabumi, Kamis (9/1/2025).

Menurut Lukman, RIKSA ini dibangun untuk membantu para penyintas bencana yang terjadi pada awal Desember 2024 khususnya yang kehilangan rumahnya akibat terdampak bencana, baik ambruk maupun rusak berat atau tidak layak.

Ukuran RIKSA menggunakan tipe 36 dengan nilai anggaran untuk satu unit rumah bantuan dari pemerintah senilai Rp60 juta yang anggarannya berasal dari APBN. Untuk penyintas yang rumahnya rusak sedang mendapatkan bantuan stimulan Rp30 juta dan rusak ringan Rp15 juta.

Baca Juga:Pemkab Indramayu Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana Angin Puting Beliung

"Pembangunan RIKSA hanya memakan waktu paling lama 14 hari kerja dengan menggunakan bahan bangunan yang sesuai standar konstruksi aman gempa, mengingat lokasi-lokasi yang terdampak bencana merupakan daerah rawan gempa bumi," ujarnya dikutip ANTARA.

Lukman mengatakan untuk RIKSA yang sudah dibangun dan menjadi model percontohan berada di Kampung Ciodeng, Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok.

Rumah-rumah tersebut nantinya untuk para korban pergerakan tanah di Desa Wanajaya dan telah ditinjau langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto untuk memastikan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

"Bentuk bangunan dan spesifikasi RIKSA juga dijadikan model percontohan untuk daerah lain di Indonesia yang terdampak bencana," katanya.

Baca Juga:BNPB: Rumah Hunian Tetap Korban Bencana Sukabumi Didesain Tahan Gempa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak