Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan dua Pos Terpadu, tiga Pos Pelayanan, 11 Pos Pengamanan, dan 48 Pos Gatur yang disebar di berbagai titik strategis untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Arus Kendaraan di Jalur Selatan Jawa Barat Lintas Garut Masih Normal
Kepolisian Resor Garut menyampaikan bahwa arus lalu lintas kendaraan di jalur selatan Jawa Barat (Jabar) lintas Kabupaten Garut masih terpantau normal, belum ramai dilintasi kendaraan bermotor pemudik di jalur itu, Minggu (23/3/2025) malam.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi menyatakan situasi hari libur, dan sudah memasuki pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2025 terpantau di jalur mudik jalan nasional ataupun provinsi masih normal.
Baca Juga:Dua Hari Pemutihan Diberlakukan, Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Barat Rp27,3 Miliar
"Masih normal lancar seperti hari-hari biasa," kata Aang dilansir ANTARA.
Ia menuturkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 sudah dimulai dengan menyiagakan sejumlah personel di setiap pos jalur mudik wilayah jalur selatan Jabar lintas Limbangan-Malangbong ataupun jalur provinsi lintas Kadungora-Leles-Tarogong.
Kondisi di jalur itu, kata dia, terpantau tidak ada kepadatan akibat terjadinya arus kendaraan pemudik yang melakukan perjalanan dari arah barat wilayah kota besar ke arah timur ataupun sebaliknya.
"Sampai sekarang untuk peningkatan arus lalu lintas demikian terpantau lancar," katanya.
Meskipun terpantau masih normal, kata dia, jajarannya tetap siaga di setiap pos pengamanan ataupun di pos jalur rawan kemacetan dan aktivitas masyarakat di wilayah Garut.
Baca Juga:KPU Tasikmalaya Tetapkan Ai Diantani sebagai Calon Bupati Pengganti untuk PSU Pilkada
Dia menyebutkan jalur mudik di wilayah Garut terdapat beberapa titik yang menjadi rawan kemacetan, yakni aktivitas pasar tumpah di jalur Limbangan-Malangbong, kemudian di Kadungora dan Leles.