Sentul City Recycle Centre Jadi Sorotan, Warga Ungkap Sejumlah Keluhan

Di Kampung Sela Eurih Cibarengkok, Desa Sumur Batu, pemandangan gunungan sampah dan kolam berisi air kotor berwarna hitam pekat menjadi pemandangan sehari-hari.

Andi Ahmad S
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:45 WIB
Sentul City Recycle Centre Jadi Sorotan, Warga Ungkap Sejumlah Keluhan
Program Sentul City Recycle Centre (SCRC) Dikeluhkan Warga [Ist]

Masalah yang ditimbulkan SCRC ternyata tidak berhenti pada isu lingkungan. Beberapa pekerja yang merupakan warga sekitar mengeluhkan nasib mereka yang terkatung-katung.

Selain upah yang dinilai sangat kecil, pembayarannya pun kerap tertunggak.

  • Upah Rendah: Pekerja hanya diupah Rp70.000 per hari.
  • Pembayaran Tertunggak: Gaji seringkali tidak dibayarkan hingga dua bulan.

"Ada beberapa orang sini yang masih kerja di sana, tetapi pada mengeluh karna gajinya hanya 70 ribu per hari dan kadang tunggak sampai 2 bulan," jelas sumber tokoh masyarakat tersebut.

Di tengah derasnya keluhan warga, pihak pengelola justru memberikan respons yang defensif. Saat dikonfirmasi, perwakilan dari PT Xaviera Global, Restu, dengan tegas menyangkal adanya masalah.

Baca Juga:Sound Horeg Ancam Pendengaran Permanen? Ini Penjelasan Dokter Guntur

"Gak ada keluhan dari warga. Kami di sini bertahun-tahun aman-aman saja," kilahnya.

Saat terus didesak untuk memberikan keterangan lebih lanjut, Restu justru menunjukkan sikap tidak kooperatif dan mencoba mengalihkan isu.

"Anda kalau mau bahas sampah, di Bogor ini banyak sampah liar, urus itu dulu memang peduli, jangan ganggu kami yang lagi kerja," tutup Restu.

Kini, kesabaran warga berada di ujung tanduk. Mereka menuntut pertanggungjawaban dari manajemen SCRC dan mendesak pemerintah untuk turun tangan sebelum situasi semakin memburuk.

"Harapan kami sebagai warga terdampak agar management SCRC mengelola sampai dengan baik dan profesional seperti yang dijanjikan," ujar salah satu warga.

Baca Juga:Ratusan Pelajar dari Bogor, Depok dan Tangerang Diamankan Saat Hendak Ikut Demo ke Jakarta

Ancaman yang lebih serius pun dilontarkan. "Pemerintah dan yang punya kawasan Sentul City harus turun tangan sebelum kami (warga) yang bertindak sendiri," tutup A.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?