- Pada Minggu (29/3/2026) petang, luapan air deras menutupi aspal di Goalpara, Sukabumi, melumpuhkan aktivitas dan merendam sebuah bengkel motor.
- Petugas P2BK menduga banjir ini akibat Goalpara Tea Park menghilangkan resapan air karena pengaspalan masif di area tersebut.
- Kepala Desa Cisarua membantah, menyatakan banjir disebabkan alih fungsi lahan perkebunan dan sampah yang menyumbat drainase masyarakat.
Tak hanya soal alih fungsi lahan, Arie juga menunjuk hidung perilaku masyarakat yang masih rendah kesadarannya dalam membuang sampah.
Di beberapa titik seperti Terminal Goalpara dan RW 08, saluran air (drainase) justru tersumbat oleh tumpukan sampah.
“Selokan penuh sampah, itu masalahnya. Jadi kembali ke kesadaran masyarakat. Lagipula, sebelum ada Tea Park pun, di situ memang sudah sering banjir,” pungkasnya.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Pemicu Banjir Goalpara, Kades dan P2BK Beda Pendapat Soal Kawasan Wisata Tea Park"
Baca Juga:Mencekam! Detik-detik Pikap Hantam Fortuner dan Datsun di Lingkar Selatan Sukabumi