Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak

Konflik ini mencuat ke permukaan setelah PT WWI melayangkan laporan dugaan illegal mining, yang kemudian dijawab dengan klarifikasi dari pihak PT BBP.

Andi Ahmad S
Jum'at, 10 April 2026 | 19:30 WIB
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
Alat berat tambang emas di wilayah Kecamatan Ciemas Sukabumi (Sumber: dok warga)
Baca 10 detik
  • Konflik pengelolaan tambang emas antara PT WWI dan PT BBP memicu ketegangan massa di Kecamatan Ciemas sepanjang April 2026.
  • PT WWI melaporkan PT BBP atas dugaan penambangan ilegal yang memicu penyegelan aset serta insiden nyaris bentrok fisik.
  • Pertemuan 1 April 2026 menyepakati penghentian aktivitas tambang sementara oleh kedua perusahaan selama proses hukum masih berlangsung.

Ketegangan kembali terjadi pada 6 April 2026 sekitar pukul 22.35 WIB. Saat itu, sejumlah orang dari PT WWI yang dikawal anggota TNI melakukan pemotongan kunci go room pengolahan emas milik PT BBP.

“Situasi sempat memanas dan hampir terjadi bentrokan fisik antara pihak keamanan kami dan pihak WWI. Beruntung kondisi bisa diredam setelah Danru TNI dari Satgas PKH datang ke lokasi,” katanya.

PT BBP menilai, jika aktivitas sepihak terus dilakukan oleh PT WWI, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik terbuka di lapangan. Lebih lanjut, PT BBP menyatakan siap menyerahkan seluruh dokumen kerja sama kepada penyidik apabila dibutuhkan dalam proses hukum yang tengah berjalan.

Di akhir pernyataannya, PT BBP mengimbau semua pihak untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi sepihak.

Baca Juga:Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya

“Kami tetap pada komitmen kerja sama usaha secara profesional serta memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk merespons aspirasi warga seperti perbaikan jalan. Pengaspalan jalan kabupaten merupakan salah satu bentuk komitmen yang kami dorong,” ujarnya.

Bombom menyebut pembangunan tersebut sebelumnya merupakan janji PT WWI kepada masyarakat, namun kini telah diselesaikan oleh PT BBP.

“Kami juga ikut hadir dalam audiensi di aula Kecamatan Ciemas pada 29 Januari 2026. Saat itu ada dua anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam, serta pihak perusahaan yang sepakat merealisasikan tujuh tuntutan warga. Namun sejauh ini baru pengaspalan jalan dan sumur bor yang direalisasikan oleh PT BBP,” lanjut Bombom.

“Mudah-mudahan ini cepat selesai dan PT BBP bisa kembali beroperasi,” jelasnya.

Baca Juga:Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak