SuaraJabar.id - Rencana pemutaran lagu berjudul Hati-Hati yang dinyanyikan Wali Kota Depok Mohammad Idris di lampu merah di Kota Depok, Jawa Barat bakal diujicoba pada Agustus 2019 ini.
Meski begitu, rencana tersebut malah mendapat kritikan dari warga Depok sendiri. Bahkan, mereka memasang beberapa spanduk bertuliskan 'Selamat Datang Agustus, Ayo Pasang Bendera Merah Putih, Bukan Pasang Lagu di Lampu Merah' terpasang di Jalan Margonda, Kota Depok.
Dari pantauan Suara.com, dalam spanduk itu ada foto Wali Kota Depok Mohammad Idris, bahkan pembuatnya juga menuliskan pesan yang cukup berani yaitu 'Yang berani copot spanduk ini koruptor'.
Spanduk yang terpampang di Jalan Margonda sempat menjadi perhatian warga Kota Belimbing itu, karena berkaitan dengan pemasangan lagu di lampu merah yang akan dipasang di bulan ini. Tak hanya itu, spanduk tersebut pun menjadi viral di media sosial.
"Spanduk itu sudah dari pagi ada. Unik kalau dibaca dan itu juga ada pesan sosial untuk memasang bendera merah putih di bulan Agustus," kata seorang penjual penjual air mineral Yuda Pratama kepada Suara.com di Jalan Margonda, Rabu (14/8/2019).
Warga lainnya pun mengaku tidak tahu siapa yang memasang. Karena saat pagi hari, spanduk tersebut sudah ada di lokasi.
"Nggak tahu, kayaknya tengah malam, soalnya saat saya di sini sudah ada di situ," kata Kartini.
Diakuinya, sejak pagi banyak yang melihat dan membaca spanduk tersebut. Bahkan, mereka sampai berhenti untuk membaca dengan detail isi dari spanduknya.
"Kalau saya nggak tahu apa maksudnya. Tadi banyak banget orang baca dan berhenti dan moto," ujarnya.
Baca Juga: Lagunya Bakal Diputar Saat Lampu Merah, Wali Kota Depok: Masih Sember
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD
-
BRI Perkuat Layanan Haji 2026 dengan Penyediaan Living Cost SAR untuk Ratusan Ribu Jemaah
-
BRImo Hadirkan Solusi Cicil Emas Praktis, Lengkap dengan Penawaran Cashback Menguntungkan