SuaraJabar.id - Kontestasi politik jelang Pilkada Kota Depok 2020 makin hangat saja. Terkini, ada enam partai politik yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Demokrat, PPP, PAN dan Partai Golkar membentuk koalisi besar. Di mana sudah 15 tahun lamanya, PKS 'berkuasa' di Depok.
Ketua Harian DPC Partai Gerindra Depok Djamaluddin menjelaskan, bahwa enam parpol di Depok ini bertemu untuk membangun kebersamaan terlebih dahulu yang ujungnya berakhir pada koalisi.
"Pertemuan enam parpol ini inisiatornya PDIP dan Gerindra. Nanti ujungnya koalisi, tapi prosesnya ini masih lama, kan masing-masing parpol lobinya (yang memutuskan) di DPP partai masing-masing, " kata Djamaluddin, Jumat (13/9/2019).
Meski begitu pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu di tingkat daerah, bila enam parpol tersebut benar-benar membentuk koalisi besar. Sehingga, di Pilkada Depok 2020 nanti bisa mengusung calon wali dan wakil wali kota.
"Kalau secara keputusan bersama belum menyebutkan nama. Kalau disebutkan tiap partai khususnya PDIP (Hendrik Tangke Allo) ingin Pradi. Kalau Gerindra sudah ada (yaitu Pradi) di Pilkada 2020 harus kader Gerindra, " ujar Djamaluddin.
Ia meyakinkan bahwa lima parpol ini yang sudah bertemu akan solid sampai di Pilkada Depok.
"Insyaallah solid, ini lebih kepada pendekatan dulu, " ucapnya.
Djamaluddin juga mengatakan, pertemuan enam partai itu salah satunya adalah untuk meninggalkan PKS.
"Arahnya ke sana, " kata dia.
Baca Juga: Pilkada Depok 2020, PKS Prioritaskan Usung Kader Internal
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok Hendrik Tangke Allo mengatakan, enam partai ini telah sepakat membentuk koalisi Depok Bangkit. Di mana semua pihak menurutnya sudah berkomitmen, dan sepakat, dalam membentuk koalisi ini.
"Seluruh yang hadir untuk membentuk koalisi," Kata pria yang akrab disapa HTA itu.
Ditanya hal yang melatarbelakangi terbentuknya koalisi ini, HTA selaku inisiator mengatakan, yang pasti pihaknya ingin memperkuat tupoksi di DPRD Depok dalam membangun sinergi dengan pemerintah.
"Semua dilandasi dengan semangat yang sama," ujar Wakil Ketua DPRD Depok ini.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan ada agenda lanjutan untuk koalisi ini, yakni mendeklarasikan koalisi Depok Bangkit.
Sementara itu Bendahara DPD Partai Golkar Kota Depok, Tajuddin Tabri mengatakan kesamaan dan kesepahaman untuk membangun Depok yang lebih baik, adalah awal dari koalisi ini.
Berita Terkait
-
Mayat Berambut Cepak Belum Teridentifikasi, Polisi Sebar Foto Wajah Korban
-
Pembangunan UIII Terkendala, Wali Kota Depok: Sudah Ada Surat Peringatan
-
BJ Habibie Wafat, Wali Kota Depok Sampaikan Instruksi Khusus
-
Temuan Mayat Pria Berambut Cepak Gegerkan Warga Depok
-
Puskesmas Cilodong Berikan Obat Kedaluwarsa, Dinkes: Sudah Diberikan Sanksi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran