SuaraJabar.id - Pelaku pembacokan dan perampas handphone milik penjual nasi goreng di Rajamandala, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya ditangkap polisi pada Sabtu (6/2/2021) sore.
Pelaku diketahui bernama Hari Pratama. Video penangkapan dan pelaku ketika berada di kantor polisi pun viral di media sosial. Seperti video yang dibagikan akun instagram @infobandungbarat pada Minggu (7/2/2021).
Dalam rekaman video tersebut, terdengar jelas bahwa pelaku perampasan ponsel dan pembacokan terhadap penjual nasi goreng. Dalam rekaman tersebut pelaku juga mengaku bernama Hari Pratama.
"Alhamdulillah nih sudah tertangkap pelaku curas pengambilan HP yang menyertai penyerangan dengan menggunakan satu buah cerulit," ujar suara yang bersumber dari video seperti dikutip Suara.com dari akun Instagram @infojawabaratt.
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Cipatat Ipda Sugeng membenarkan informasi penangkapan terhadap satu orang pelaku. Sementara satu orang lagi masih dalam pengejaran polisi.
"Betul sudah diamankan kemarin sore satu orang pelaku, jadi tersangka. Satu orang lagi masih dalam pengejaran," ujar Sugeng saat dikonfirmasi
Sebelumnya, aksi perampasan hinggan pembacokan terhadap penjual nasi goreng yang diketuai bernama Ardi terekam kamera CCTV hingga viral media sosial. Banyak akun facebook yang menunggah kejadian tersebut.
Ardi menceritakan, kronologis kejadian tersebut saat dirinya tengah duduk sambil menunggu pembeli. Tiba-tiba ada seorang pria yang menghampirinya. Ardi menyangka pria itu hendak membeli nasi goreng.
"Orang itu masuk, saya kira mau beli. Tapi dia mendekat ke saya terus bilang mau pinjem HP. Tiba-tiba dia langsung rebut HP saya," ungkap Ardi.
Ardi sempat berusaha mempertahankan HP miliknya. namun tak kuasa karena orang tersebut mengeluarkan senjata tajam seperti cerulit. Cerulit tersebut sempat dihujamkan ke arah pedagang nasi goreng dua kali.
Dari dua kali ayunan senjata tajam itu, pedagang mencoba menghindra. Namun ayunan pertama seperti mengenai lengannya hingga mengalami luka akibat sayatan cerulit.
"Dia ngeluarin celurit, terus diayunkan ke saya. Saya tahan pakai tangan kiri. Ya ada luka, tapi beruntung engga parah lukanya," terang Ardi.
Usai mendapatkan ponsel korban, pelaku kemudian buru-buru melarikan diri. Ternyata ia dibantu temannya yang sudah menunggu dengan kendaraan roda duanya.
"Tapi pelaku itu masih muda, kalau wajahnya pakai masker dan pakai sweater sambil ditutup kepalanya," jelasnya. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]
Berita Terkait
-
Diacungi Golok oleh Begal, Teh Nia Trauma dan Takut Lihat Pria Bermasker
-
Bukan Gejala Covid-19, Sarbini Memang Sudah Kebal Bau Busuk Sampah
-
Weekend di Rumah Saja, Mimpi Buruk bagi Bisnis Pariwisata Lembang
-
Jualan hingga Larut Malam, Tukang Nasi Goreng Disabet Celurit oleh Begal
-
Cerita Dramatis Pedagang Nasi Goreng Sendirian Hadapi Begal di Malam Hari
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Longsor Proyek di Jatinangor: 3 Pekerja Tewas, 3 Lainnya Masih Tertimbun Material
-
Bupati Rudy Susmanto Garansi Tak Ada Alih Fungsi Lahan di Bogor Hingga 2028
-
Sinergi BUMN, BRI Ambil Peran dalam Pembangunan Huntara untuk Masyarakat Aceh
-
Masuki 2026, Dirut BRI Yakin Transformasi Perkuat Daya Saing dan Pertumbuhan
-
Mal Pelayanan Publik Bogor Barat dan Timur Mulai Digarap 2027, Bupati: Urus Dokumen Tak Perlu Jauh