SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai positif Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Indonesia mulai 10 November hingga 2 Desember 2023 dan digelar di empat Kota.
Menurut pelatih asal Kroasia ini, Piala Dunia U-17 2023 ini bisa menambah wawasan dan motivasi bagi anak-anak yang ingin menjadi pesepak bola. Pasalnya, tim peserta dari berbagai negara dihuni pemain berkualitas.
Selain itu, gaya bermain dan strategi yang diterapkan oleh pelatih tim peserta Piala Dunia U-17 2023 beragam. Sehingga, menurut mantan pelatih PSM Makassar ini bisa menambah ilmu sepak bola.
"Ada banyak anak-anak dan ini satu kesempatan bagi mereka untuk melihat kompetisi seperti ini," jelas Bojan Hodak kepada SuaraJabar.id, Kamis (16/11).
Kemudian, dengan digelarnya Piala Dunia U-17, maka bisa menjadi ajang promosi bagi Indonesia kepada dunia. Ditambah lagi, setelah berakhirnya event ini bakal banyak anak-anak yang semakin semangat mengejar cita-citanya untuk menjadi pesepakbola.
"Ini bagus juga untuk promosi sepak bola, karena setelah ini anak-anak bisa terus antusias dan banyak dari mereka nantinya akan bermain sepak bola," jelas Bojan Hodak.
Pada Piala Dunia U-17, terdapat dua grup yang bertanding di Bandung tepatnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yakni D dan F. Kedua Grup tersebut diisi oleh Jepang, Polandia dan Senegal, kemudian Jerman, Mexico, Selandia Baru dan Venezuela.
Sejauh ini, babak penyisihan di Stadion Si Jalak Harupat sudah berlangsung dua pertandingan bagi masing-masing tim di Grup dan setiap peserta tinggal menyisakan satu laga lagi.
Menurut Bojan Hodak, jika tidak ada halangan dia berencana untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan terakhirnya babak penyisihan Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Si Jalak Harupat.
Sebagai informasi, pada Jumat (17/11/2023), di Stadion Si Jalak Harupat akan berlangsung pertandingan Grup D antara Senegal vs Jepang, kemudian dilanjutkan Grup C Iran vs Kaledonia Baru.
Sedangkan pada hari terakhir babak penyisihan Grup di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (18/11/2023), akan mempertemukan Selandia Baru vs Meksiko dan Burkina Faso vs Korea Selatan.
"Saya akan mencobanya di laga terakhir di babak ini karena dalam dua babak sebelumnya saya tidak ada di sini. Untuk laga terakhir mungkin saya akan hadir menontonnya," jelasnya.
Kontributor: Rahman
Berita Terkait
-
Reuni Legenda Persib Usai Nonton Piala Dunia U-17 di Si Jalak Harupat, Yaris Riyadi Titip Pesan untuk Pemain Muda
-
Keramahan Warga Bandung Bikin Pelatih Senegal U-17 Berasa di Rumah Sendiri: Dirasakan Sejak Pertama Datang
-
Suara Sumbang Warga Sekitar Stadion Si Jalak Harupat: Jangan Cuma Mau Dipuji tapi..
-
Bek Persib Daisuke Sato Jagokan Jepang dan Spanyol di Piala Dunia U-17
-
Trans Metro Pasundan Resmi Beroperasi, Seperti Apa Rutenya Selama Piala Dunia U-17 2023?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
ORI030 Resmi Ditawarkan, BRI Perluas Pilihan Investasi bagi Masyarakat
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Program AURA BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Kelompok Wanita di Bogor
-
Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke