SuaraJabar.id - Pertandingan Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta, pada pekan ke-28 BRI Liga 1 2023-2024 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/4/2024), dipastikan digelar tanpa penonton.
Hal itu dipastikan, setelah upaya banding Persib agar pertandingan pekan ke-28 BRI Liga 1 2023-2024 bisa disaksikan penonton ditolak oleh Komite Banding PSSI.
Melalui surat bernomor 008/KEP/KB/BRI-LIGA 1/III/2024 Tentang Banding Atas Sanksi Disiplin Terhadap Klub Persib Bandung yang baru kami terima hari ini, Jum’at, 8 Maret 2024 (H-1 menjelang pertandingan), Komite Banding PSSI memutuskan menolak permohonan dan alasan banding Persib bernomor 05/DIR-PBB/III/2024 tertanggal 3 Maret 2024.
Serta menguatkan Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 191/L1/SK/KD-PSSI/III/2024 tertanggal 1 Maret 2024.
Baca Juga: Polda Jabar Siap Amankan Laga Persib vs Persija
Dalam rilis yang dikirim manajemen Persib, pertimbangannya pada poin 5, Komite Banding PSSI memperoleh adanya fakta hukum pada tanggal 27 Februari 2024 di luar perimeter stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung telah terjadi kerusuhan antara suporter Persib Bandung dan PSIS Semarang setelah selesai pertandingan.
Kemudian pada poin 7, Komite Banding PSSI juga menyebutkan bahwa meskipun terjadinya kerusuhan tersebut tidak dapat dilepaskan dari kehadiran suporter PSIS Semarang, tetapi suporter Persib Bandung yang bentrok dengan melakukan kerusuhan terhadap suporter PSIS Semarang tidak dapat dijadikan pembenaran atas pelanggaran yang dilakukan oleh suporter PSIS Semarang.
Dengan kata lain, kesalahan suporter PSIS Semarang tidak menghapus kesalahan suporter Persib Bandung.
"Tentu saja kami sangat menyayangkan keputusan dari Komite Banding PSSI tersebut. Kami juga mengecam tindakan oknum-oknum suporter yang tidak bertanggung jawab, karena sangat sangat merugikan, bukan hanya Persib, tetapi Bobotoh yang antusias ingin menyaksikan pertandingan ini," tulis Persib dalam keterangannya.
Meski kecewa keputusan banding Persib ditolak oleh Komite Banding, namun Persib sebagai klub profesional tetap mematuhi dan menghormati apapun hasilnya.
Baca Juga: Tampang David Heydar Polisi Gadungan Penggemar Judi Slot: Tipu Wanita Sampai Rp165 Juta
"Namun, sebagai klub profesional dan juga salah satu peserta kompetisi Liga 1, Persib wajib mematuhi dan menghormati keputusan yang telah diambil oleh Komite Banding PSSI tersebut.
Dengan demikian, berdasarkan keputusan Komite Banding PSSI tersebut, pertandingan Persib vs Persija di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/2024) tidak bisa dihadiri oleh penonton.
Manajemen Persib, mengimbau Bobotoh untuk tidak memaksakan dirinya datang ke Stadion Si Jalak Harupat pada pertandingan nanti, agar laga tersebut bisa berjalan dengan aman dan lancar.
"Oleh karena itu kami menghimbau, agar seluruh penonton tidak datang ke stadion Si Jalak Harupat. Sebab, kita semua harus sama-sama menjaga agar pertandingan tersebut dapat berjalan dengan penuh sportivitas dan kondusif .Selain itu, hal ini juga untuk menghindari potensi munculnya sanksi yang lebih berat untuk Persib dan juga Bobotoh," tegasnya.
"Kita semua berharap, bahwa peristiwa yang terjadi pada pertandingan Persib vs PSIS Semarang tersebut, dapat menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali di kemudian hari," tambahnya.
Persib sangat mengapresiasi sikap Bobotoh yang bisa menunjukan rasa cinta dan dukungannya kepada skuat Maung Bandung, selain itu mereka juga bisa tetap menyaksikan laga tersebut melalui TV di rumah saja, maupun hadir langsung di acara Nobar resmi yang telah tersedia.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar