SuaraJabar.id - Kejaksaan Negeri Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat membebaskan pencuri kendaraan bermotor setelah dilakukan penanganan melalui pendekatan keadilan restoratif atau restorative justice.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta Martha Parulina Berliana, di Purwakarta, Jumat (24/1/2025) menyampaikan pembebasan pelaku pencurian kendaraan bermotor berinisial MFE ini dilakukan melalui restorative justice.
Restorative justice merupakan salah satu pendekatan hukum pidana yang bertujuan menyelesaikan konflik dengan melibatkan semua pihak yang terlibat. Pendekatan ini menekankan pada pemulihan, rekonsiliasi, dan restorasi hubungan yang rusak.
Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Agung RI Nomor 15 tahun 2020 tentang penyelesaian perkara berdasarkan keadilan restorative justice, pedoman nomor 24 tentang penanganan perkara tindak pidana umum serta surat perintah Kajari untuk memfasilitasi perdamaian berdasarkan keadilan melalui restorative justice.
Martha mengatakan, bahwa kasus yang melibatkan pelaku berinisial MFE ini dinilai memenuhi syarat untuk dilakukan restorative justice. Di antaranya yang bersangkutan baru pertama kali melakukan tindak pidana, bukan residivis, dan ancaman pidananya di bawah lima tahun.
Selain itu, pelaku juga mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada korban. Kemudian korban memaafkan tanpa syarat dan melakukan perdamaian.
Atas hal itulah dilakukan restorative justice dan kemudian pihak kejaksaan membebaskan pelaku pada Selasa (21/1/2025).
Perlu diketahui, katanya, pelaku merupakan seorang anak yatim, menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai juru parkir dan kuli bangunan. Selain itu tersangka juga dari awal sudah berinisiatif untuk mengembalikan sepeda motor korban.
Martha menjelaskan secara singkat bahwa pencurian sepeda motor tersebut terjadi saat korban dan tersangka nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola di Jalan Ahmad Yani, Cipaisan pada 23 September 2024.
Baca Juga: Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Purwakarta Sebar Personel Gabungan di 37 Titik Pos Pengamanan
Saat itu terjadi keributan di lokasi nobar, karena panik korban pun lari dari lokasi dan meninggalkan sepeda motor dengan kondisi mesin hidup.
Melihat sepeda motor dengan kondisi mesinnya menyala dan tidak ada pemiliknya, tersangka lalu membawa sepeda motor milik korban.
"Lalu teman pelaku mengenali pemilik sepeda motor yang dibawa. Tersangka pun sudah ingin mengembalikan, namun korban sudah membuat laporan ke polisi," kata Martha dikutip ANTARA.
Sementara itu, tersangka Muhamad Faisal Elcinia yang ditemani ibunya mengucapkan terima kasih atas kebaikan Kejari Purwakarta yang membebaskannya.
"Saya sangat berterima kasih kepada ibu Kajari Purwakarta karena membebaskan saya lewat restorative justice. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan melanggar hukum lagi," kata Faisal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol