SuaraJabar.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, menggencarkan patroli malam untuk mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian, premanisme dan gangguan keamanan lainnya sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kabupaten Bandung.
“Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan dengan metode 'blue light patrol' ke sejumlah titik rawan kriminalitas, termasuk jalan utama, pusat keramaian, serta area yang kerap dijadikan lokasi aksi balapan liar dan gerombolan bermotor,” kata Kabag Ops Polresta Bandung, Kompol Sungkowo di Kabupaten Bandung, Senin (24/2/2025).
Ia menuturkan tim patroli malam itu melibatkan personel dari Polresta Bandung sebanyak 40 orang, dibantu jajaran dari berbagai satuan, termasuk Sat Samapta, Sat Lantas, Sat untuk bergerak bersama melakukan patroli antisipasi kejahatan pada malam hari.
“Selain itu, Polsek jajaran juga turut serta dengan melibatkan unsur TNI dari Koramil, Satpol PP Kecamatan, Linmas, hingga perwakilan dari masyarakat setempat,” kata dia.
Personel yang terlibat dalam patroli itu, kata dia, menyusuri sejumlah tempat tidak hanya di kawasan perkotaan, tapi juga di sejumlah pelosok yang disinyalir menjadi tempat rawan tindak gangguan keamanan.
Sungkowo mengatakan dalam patroli ini, pihaknya juga melakukan tes urine kepada sejumlah warga untuk memastikan tidak ada tindak pidana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Hasil dari patroli ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah hukum Polresta Bandung dalam keadaan aman dan kondusif. Dengan adanya patroli ini, kami berharap masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas," ujarnya.
Dia menambahkan pihak kepolisian juga melakukan patroli dialogis dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengantisipasi peredaran minuman keras dan narkotika.
“Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya dilansir ANTARA.
Baca Juga: RSJ Marzoeki Mahdi: Samson Dipulangkan Setelah Dinyatakan Pulih
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas