SuaraJabar.id - Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa kini Rumah Sakit (RS) Unpad di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sudah bisa melayani pemeriksaan dan pengobatan peserta BPJS Kesehatan.
Dengan dibukanya layanan dengan menggunakan BPJS ini, per tanggal 10 Maret 2025, akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi warga Sumedang, Bandung dan sekitarnya semakin luas.
"Dengan adanya layanan BPJS Kesehatan, masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas medis mulai dari layanan rawat jalan, rawat inap, hingga tindakan medis sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam skema BPJS Kesehatan," kata Rektor Unpad, Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dalam pesan singkatnya di Bandung, Selasa (11/3/2025).
Arief mengatakan, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat melakukan pendaftaran melalui mobile JKN atau sistem rujukan berjenjang sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Menurut dia, langkah ini sejalan dengan visi dan misi Unpad sebagai institusi pendidikan dan layanan kesehatan yang berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Sebagai rumah sakit pendidikan, RS Unpad juga tidak hanya menjadi pusat layanan medis, tetapi juga sarana pengembangan ilmu kedokteran dan peningkatan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia.
"RS Unpad mengintegrasikan layanan kesehatan terbaik dengan teknologi serta keilmuan yang kuat di bidang kesehatan. Dengan keunggulan yang dimiliki, kami yakin RS Unpad dapat memberikan layanan yang komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Unpad.
Menurut Arief, BPJS Kesehatan pada dasarnya merupakan sebuah sistem asuransi, sementara layanan kesehatan yang diberikan tetap harus memenuhi standar terbaik, karenanya RS Unpad berupaya memastikan masyarakat menikmati layanan kesehatan berkualitas tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
"Ke depannya, masyarakat diharapkan dapat menikmati layanan kesehatan terbaik tanpa harus mengeluarkan biaya yang tinggi," ujar dia.
Baca Juga: Gasak Belasan HP dan Bohongi Istri, RK Terancam 7 Tahun Penjara
Sementara itu, Direktur Utama RS Unpad, Herry Herman, menjelaskan untuk dapat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan, calon pasien dapat meminta untuk dirujuk ke RS Unpad dari Fasilitas Kesehatan Tingkat 1, sesuai dengan dokter dan kompetensi spesialisasi yang dituju, juga melalui rujukan berjenjang.
"Harapannya, dengan semakin bertambah volume dan variabilitas pasien maka RS Unpad akan menyediakan wahana pelayanan spesialistik dan subspesialistik, serta wahana pendidikan kedokteran berkelanjutan," ujar Herry.
RS Unpad, lanjut dia, berkomitmen untuk dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan membuktikan bahwa masyarakat yang menggunakan BPJS mendapat pelayanan yang optimal sesuai standar.
Kehadiran BPJS Kesehatan, diharapkan dapat memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, mendapatkan perawatan medis yang memadai tanpa kendala biaya.
"Dengan langkah ini, RS Unpad terus berupaya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang dapat diandalkan oleh masyarakat luas," tuturnya.
Dia juga menambahkan RS Unpad kini didukung fasilitas MRI 1.5 Tesla, CTScan 128 slice, Dental X Ray, Fluoroscopy, Hemodialisis (on progress) layanan spesialistik dasar, spesialis dan subspesialistik.
RS Unpad sendiri diresmikan pada 25 Maret 2024 dan telah memperoleh izin operasional sebagai rumah sakit tipe B sejak Jumat, 14 Juni 2024.
RS Unpad memiliki kapasitas 200 tempat tidur, dan telah menjalankan berbagai pelayanan kesehatan, di antaranya pelayanan gawat darurat, poliklinik, pelayanan operasi, pelayanan farmasi, laboratorium, dan radiologi, serta pelayanan refferal atau rujukan.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal