- Ahmad Rifai resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur
- 5 Jabatan Eselon II yang Akan Segera Dibuka untuk Open Bidding
SuaraJabar.id - Roda birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mulai bergerak dinamis. Ahmad Rifai resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) pada Senin, menggantikan Cecep Alamsyah yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP).
Namun, pelantikan ini bukan sekadar pergantian biasa. Ini adalah sinyal pembuka dari sebuah lelang jabatan atau open bidding massal yang akan segera digelar untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang kosong. Gerbong mutasi besar di Cianjur tampaknya akan segera dimulai.
Di tengah dinamika birokrasi, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, memastikan bahwa penunjukan Ahmad Rifai telah melalui mekanisme yang sah dan sesuai aturan, baik dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, Ahmad Rifai terpilih karena dinilai paling kompeten di antara beberapa kandidat lain yang memenuhi syarat. Namun, status sebagai Pj Sekda datang dengan paket pekerjaan rumah yang tidak ringan.
“Pj Sekda Cianjur memiliki tugas yang harus segera dilakukan dengan melanjutkan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Cianjur serta memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Bupati usai pelantikan di Pendopo Kabupaten Cianjur dilansir dari Antara.
Fokus utama publik kini tertuju pada langkah Pemkab Cianjur selanjutnya. Pelantikan Pj Sekda ini hanyalah langkah sementara.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian secara terbuka menyatakan bahwa proses open bidding untuk mencari Sekda definitif dan mengisi kekosongan jabatan kepala dinas akan segera dimulai.
Plt Kepala BKPSDM Cianjur, Akos Koswara, merinci jabatan-jabatan eselon II yang akan segera "dilelang" secara terbuka untuk seluruh ASN karier yang memenuhi syarat.
Berikut 5 Jabatan Eselon II yang Akan Segera Dibuka untuk Open Bidding:
1. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Baca Juga: Ancaman Serius di Cianjur: Viral Ajakan Jarah Rumah 50 Anggota DPRD, Polisi Siaga Penuh
2. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)
3. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
4. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)
5. Direktur Utama RSUD Sayang
“Sesuai petunjuk Bupati Cianjur, open bidding segera dilakukan agar berjalan sesuai tahapan," tegas Akos Koswara.
Sementara itu, Pj Sekda yang baru dilantik, Ahmad Rifai, menyatakan siap tancap gas. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya, Cecep Alamsyah.
Berita Terkait
-
Ancaman Serius di Cianjur: Viral Ajakan Jarah Rumah 50 Anggota DPRD, Polisi Siaga Penuh
-
Angin Segar untuk 7.034 Honorer Cianjur, Kini Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu
-
Dari Bantuan Jadi Bancakan: 8 Fakta Miris Korupsi Traktor Petani Cianjur
-
Bukan Pelaku Tunggal? Jaringan Korupsi Traktor Cianjur Diburu Lintas Provinsi
-
Amanah yang Dikhianati, Mimpi Petani Cianjur Dijual Rp120 Juta oleh Pemimpinnya Sendiri
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September