- Yayasan Kasih Palestina (YKP) siap memulai fase rekonstruksi pasca gencatan senjata di Gaza
- Masjid Istiqlal Indonesia memiliki peran penting sebagai simbol persaudaraan Indonesia–Palestina
- Kasih Palestina menegaskan komitmennya untuk membantu pemulihan menyeluruh di Gaza
SuaraJabar.id - Kabar gencatan senjata antara Israel dan Palestina disambut penuh harapan oleh lembaga kemanusiaan asal Indonesia, Yayasan Kasih Palestina (YKP).
Momentum ini disebut menjadi titik awal untuk mengirimkan kembali bantuan kemanusiaan dan memulai proses pemulihan jangka panjang bagi warga Gaza yang selama dua tahun terakhir hidup dalam kehancuran akibat agresi militer Israel.
Direktur Yayasan Kasih Palestina, Nandang Cahya, mengatakan pihaknya siap bergerak cepat untuk mengalihkan fokus dari fase darurat ke tahap rekonstruksi dan pemulihan (recovery).
Salah satu program utama yang akan digarap adalah pembangunan kembali Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Younis, Gaza, yang hancur akibat serangan udara Zionis.
“Alhamdulillah, gencatan senjata ini menjadi momen penting untuk kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan secara masif dan memulai upaya pemulihan jangka panjang bagi masyarakat Gaza,” ujar Nandang di Bandung, Minggu (12/10/2025).
Sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023, lebih dari 67.000 warga Palestina gugur, sementara ribuan bangunan publik seperti rumah sakit dan masjid hancur.
Salah satunya adalah Masjid Istiqlal Indonesia, yang dibangun melalui donasi masyarakat Tanah Air dan diresmikan pada Februari 2022.
Masjid yang berdiri di atas lahan 1.751 meter persegi dengan luas bangunan 940 meter persegi itu, selama ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan kemanusiaan.
Di dalamnya terdapat ruang sekolah tahfidz anak-anak Palestina, aula serbaguna, serta posko bantuan yang menyalurkan logistik dari Indonesia.
“Masjid Istiqlal Indonesia merupakan simbol persaudaraan antara rakyat Indonesia dan Palestina. Namanya diambil dari Masjid Istiqlal di Jakarta, sebagai lambang kemerdekaan dan harapan bagi rakyat Palestina,” jelas Nandang.
Yayasan Kasih Palestina berkomitmen menjadikan momen gencatan senjata ini sebagai langkah awal menuju rekonstruksi besar-besaran di Gaza.
Selain membangun kembali Masjid Istiqlal, lembaga ini juga akan membantu pemulihan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan dasar warga.
“Kami ingin Masjid Istiqlal Indonesia kembali berdiri tegak dan menjadi simbol kemerdekaan sejati bagi warga Gaza. Semoga Allah SWT memberikan kedamaian dan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi bangsa Palestina,” tutup Nandang.
Masjid Istiqlal Indonesia sebelumnya mampu menampung hingga 5.000 jamaah setiap harinya dan menjadi pusat penyaluran bantuan dari masyarakat Indonesia — mulai dari donasi pangan, bantuan medis, hingga program Ramadan dan musim dingin.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Viral! Pria di Karawang Ancam Jatuhkan Bom ke Massa Aksi Bela Palestina, Endingnya Klarifikasi Mohon Ampun
-
Viral Bupati Tasikmalaya Kepleset Ucap Bantu Israel Diiringi Teriakan Takbir, Ade Sugianto: Saya Minta Maaf
-
Dukungan Nyata untuk Rakyat Palestina, Viking Persib Club Serahkan Donasi Rp25 Juta
-
Cerita Isra Yanuar Giu, Warga Sukabumi yang Lahir Dikasih Nama Israel oleh Sang Ayah
-
Viral! Suporter Madura United Bikin Koreografi Bendera Palestina, di Bandung Dilarang
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS