-
Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Cianjur.
-
Polisi menyelidiki penyebab kematian, belum ada tanda kekerasan, visum dilakukan.
-
Warga tak kenal korban, diimbau lapor jika merasa kehilangan anggota keluarga.
SuaraJabar.id - Warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Citarum.
Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, kini tengah mengembangkan kasus ini untuk memastikan penyebab tewasnya korban dan mengungkap identitasnya.
Kanit Reskrim Polsek Bojongpicung Aipda Adin Widiana di Cianjur pada Jumat (9/10/2025), menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar tubuh korban tidak menunjukkan adanya bekas luka akibat benda tumpul atau senjata tajam.
Oleh karena itu, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum menyeluruh demi mengungkap penyebab kematian.
"Kami mendapat laporan warga terkait temuan mayat perempuan yang mengambang di aliran sungai, petugas dibantu masyarakat sekitar mengevakuasi jasad tersebut ke pinggir sungai dan melakukan olah TKP," kata Aipda Adin Widiana.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengembangan kasus guna mengungkap penyebab pasti tewasnya korban. Selain itu, upaya identifikasi intensif juga dilakukan untuk memastikan nama dan alamat korban, mengingat warga sekitar tidak ada yang mengenali jasad tersebut.
Petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang pertama kali menemukan jasad perempuan tersebut. Korban diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun, dengan ciri-ciri kulit sawo matang dan rambut panjang lurus.
Tidak ditemukan tanda khusus atau tanda lahir yang menonjol di tubuhnya, yang semakin menyulitkan proses identifikasi.
"Kami mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat memastikan ke ruang jenazah RSUD Sayang Cianjur," imbau Aipda Adin Widiana.
Baca Juga: Ramalan BMKG Bikin Merinding: Curah Hujan Tinggi Ancam Cianjur
Kronologi Penemuan oleh Saksi Mata
Saksi mata yang pertama kali melihat jasad perempuan mengambang dengan posisi terlentang di aliran Sungai Citarum, Ndih (49), sempat tidak percaya dengan penglihatannya.
Ia kemudian memberitahukan hal tersebut kepada warga lainnya. Warga yang mendapati jasad korban sudah membengkak dan sulit dikenali, segera melaporkan ke pihak berwajib.
"Saat ditemukan posisinya terlentang di permukaan air dengan sebagian besar tubuh sudah membengkak, sehingga sulit dikenali. Kami melaporkan hal tersebut ke polisi dan langsung melakukan evakuasi jasad ke pinggir sungai," kata Ndih.
Ndih juga memastikan bahwa korban bukan warga sekitar karena tidak ada satu pun warga yang mengenalinya, dan tidak ada laporan orang hilang di desa tersebut dalam beberapa hari terakhir.
"Kemungkinan orang luar, karena tidak ada satu pun warga yang mengenalinya," imbuhnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Ramalan BMKG Bikin Merinding: Curah Hujan Tinggi Ancam Cianjur
-
Jalur Utama Cianjur Selatan Terputus Total! Longsor Dahsyat di Cibinong Lumpuhkan Akses Warga
-
Satu Korban Baru Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi Berasal Dari Bogor
-
Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini
-
31 Kepala Sekolah di Cianjur Dicopot, Wakil Rakyat Turun Tangan Usut Polemik Masa Jabatan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi
-
Kabar Baik Pengendara Sukabumi - Bogor, Jembatan Pamuruyan Baru Mulai Beroperasi
-
3 Hari Penumbangan Pimpinan BGN, Dari Sidak Dapur Hingga Rompi Pink Dadan Hindayana