Andi Ahmad S
Rabu, 22 Juli 2026 | 15:18 WIB
Ilustrasi Tawuran Karawang. ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan/ss/ama/aa.
Baca 10 detik
  • Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Pancawati Karawang pada Senin malam tanggal 20 Juli.
  • Seorang pelajar asal Klari mengalami luka berat berupa pergelangan tangan putus akibat sabetan senjata tajam.
  • Polsek Klari bersama Polres Karawang menyelidiki kejadian tersebut dan memburu para pelaku yang terlibat bentrokan.

SuaraJabar.id - Aksi kekerasan jalanan antarkelompok remaja kembali memakan korban jiwa dan raga. Sebuah bentrokan berdarah pecah di Jalan Raya Pancawati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Senin (20/7) malam. Insiden mengerikan tersebut mengakibatkan seorang remaja harus kehilangan tangannya akibat sabetan senjata tajam.

Merespons kejadian tersebut, jajaran Polsek Klari bersama tim Pamapta dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Karawang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi saat ini tengah mengumpulkan bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna memburu para pelaku yang terlibat.

Kasie Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan, membenarkan kejadian berdarah itu. Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui mendatangi lokasi bersama kelompoknya yang diduga berniat melakukan aksi tawuran dengan kelompok lawan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban tiba ke lokasi bersama beberapa rekannya yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain," katanya, dilansir dari Antara, Rabu (22/7/2026).

Saat terjadi bentrokan, korban mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam pada bagian pergelangan tangan kanan.

"Korban diketahui seorang pelajar asal Kecamatan Klari," katanya.

Setelah mengalami luka serius, korban langsung dievakuasi oleh rekannya ke Rumah Sakit Fikri untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, warga di sekitar lokasi menemukan bagian pergelangan tangan korban yang terputus di badan jalan dan segera mengamankannya sebelum diserahkan kepada pihak rumah sakit untuk kepentingan penanganan medis.

Hingga saat ini identitas para pelaku dari kelompok lain yang terlibat masih dalam proses penyelidikan.

Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Karawang untuk mendalami peristiwa tersebut.

Baca Juga: Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Tawuran tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun luka berat," katanya.

Load More